Opini
Opini: Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa?
Tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 5,4 – 5,6 persen. Apakah target tersebut dapat tercapai?
Selanjutnya hasil SE2026 juga akan diperoleh data dasar kegiatan ekonomi pada setiap usaha/Perusahaan.
Tujuan utama yang tak kalah pentingnya adalah untuk menghasilkan gambaran statistik sosial ekonomi yang komprehensif.
Pendataan melalui SE2026 bukan sekadar menghasilkan angka. Lebih dari itu, SE2026 dapat dipandang sebagai upaya memotret kondisi terkini perekonomian kita. Atau dengan kata lain, SE2026 adalah cermin wajah ekonomi tanpa “riasan” apapun.
Pastinya ketika bercermin, ada saja hal-hal yang masih perlu kita rapikan. Misalnya, rambut yang masih berantakan dan perlu disisir. Atau di wajah masih terdapat noda yang perlu dihapus, dan lain sebagainya.
Hal ini juga berlaku untuk “cermin” yang digambarkan melalui SE2026. Data yang dihasilkan akan menjadi sangat berdampak bila terjadi kolaborasi antara BPS, pemerintah dan semua pihak yang terkait.
BPS menyediakan data sensus ekonomi berkualitas lalu hasilnya ditindaklanjuti dengan kebijakan ekonomi yang tepat oleh pemerintah. Misalnya memperbaiki sistem perizinan usaha menjadi lebih mudah, cepat dan transparan.
Kebijakan lain misalnya memberikan akses yang luas (keterampilan maupun modal) kepada pelaku UMKM agar dapat memasarkan produknya ke pasar global serta berbagai kebijakan lainnya.
Perekonomian Indonesia maupun NTT secara khusus akan terus bertumbuh bahkan melesat bila ada kerja keras dan kerja cerdas. SE2026 menjadi pijakannya.
Memotret semua kondisi ekonomi pelaku usaha. Mulai dari gedung-gedung pencakar langit di ibukota negara, hingga ke daerah pelosok di perbatasan negara.
Hasil SE2026 tentu bukan sekadar angka. Tapi merupakan kumpulan informasi terkini yang akan digunakan untuk menata ekonomi bangsa ini bisa berdaya saing di masa depan.
Ekonomi yang bertumbuh bukan hanya di atas kertas tapi juga bisa berdampak langsung pada peningkatan daya beli dan kemakmuran masyarakat.
Tapi untuk memperoleh hasil SE2026 yang optimal dan berkualitas, tentunya butuh partisipasi aktif seluruh pelaku usaha.
Sebaik dan sehebat apapun petugas pendata bertugas di lapangan tapi bila tidak didukung dengan jawaban yang benar dari pelaku usaha maka hasilnya pasti tidak akan akurat.
Oleh karena itu, mari kita dukung pelaksanaan SE2026 yang akan dilakukan pada Mei – Juli 2026.
Terima kedatangan petugas pendata dan jawab pertanyaan dengan kejujuran dan “takaran yang pas”. Tidak dilebih-lebihkan. Tidak dikurang-kurangkan. SE2026, Mencatat Ekonomi Indonesia. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Andrew-Donda-Munthe.jpg)