Selasa, 28 April 2026

Opini

Opini - Uskup Baru Larantuka, Ritus Iman-Budaya dan Spirit Menggelekat 

Penunjukan Pastor Yohanes Hans Monteiro, Pr sebagai Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka yang diumumkan oleh Paus Leo XIV.

Editor: Alfons Nedabang
DOKUMENTASI PRIBADI YOGEN SOGEN
Yogen Sogen 

Di sisi lain, isu perempuan, KDRT dan kekerasan seksual pada perempuan dan anak harus menjadi prioritas utama. Data yang dirilis DetikBali menunjukkan, kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT masih marak, mencapai 277 kasus hingga Agustus 2024. 

Fakta ini menantang Uskup Baru untuk menginternalisasi ajaran Gereja tentang kesetaraan martabat laki-laki dan perempuan. 

Uskup Baru perlu memimpin program pendampingan keluarga yang intensif, menentang budaya patriarki, dan menyediakan ruang aman bagi korban kekerasan seksual dan KDRT.

Peran Gereja terhadap kaum muda juga harus menjadi perhatian strategis. Kaum muda adalah korban terbesar dari human trafficking dan tantangan moral zaman. 

Gereja harus menawarkan bimbingan yang relevan, menjadikan paroki sebagai pusat kreativitas, pemberdayaan ekonomi, dan forum dialog yang terbuka, sehingga mereka tidak hanya menjadi objek, tetapi penggerak Gereja di masa depan.

Yang terpenting, peran Gereja sangat dibutuhkan dalam memutus rantai kemiskinan di Bumi Lamaholot. Selain menjadi suara kenabian atas isu keadilan, Gereja harus bergerak secara nyata melalui program ekonomi umat berbasis kearifan lokal, mendorong koperasi, dan pelatihan keterampilan.

Terakhir, Gereja perlu meningkatkan kontribusi dalam dunia pendidikan. Tingkat pendidikan yang rendah sering menjadi akar masalah kemiskinan dan kerentanan terhadap eksploitasi. 

Semangat "menggelekat" Uskup Baru harus diwujudkan dalam upaya meningkatkan kualitas sekolah-sekolah Katolik dan memastikan akses pendidikan yang merata sebagai investasi paling strategis untuk memutus rantai kemiskinan di Bumi Lamaholot.

Uskup Baru Larantuka, melalui keteladanan hidupnya, diharapkan mampu mengobarkan persatuan yang teguh. Dengan berakar kuat pada tradisi yang mulia dan bersemangat pelayanan yang melekat erat pada umat, Gereja akan terus menjadi lentera terang dan menegaskan peran pentingnya sebagai pilar moral dan sosial bagi Bangsa Indonesia. 

Inilah saatnya, sebagai umat dan segenap masyarakat, menyambut dan menantikan spirit menggelekat yang digerakkan oleh Uskup Terpilih di Bumi Lamaholot, Tanah Seribu Ritus. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved