Kamis, 18 Juni 2026

Opini

Opini: Sumpah Pemuda 97 Tahun, Mengulang Satu dari Jalan Kramat ke Jalan Desa

Pesan itu menegaskan bahwa tugas kita sebagai bangsa adalah terus menanamkan nilai saling menghormati. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI ZEFIRINUS K LEWOEMA
Zefirinus Kada Lewoema 

Tanggung jawab untuk memperkuat semangat kebersamaan patutlah menjadi bagian dari tugas moral. 

Setiap kebijakan, pelayanan publik serta aspirasi masyarakat hendaklah menjadi cerminan nilai dasar itu: hadir menyatukan, bukan memisahkan. 

Dari Jalan Kramat ke Jalan Desa

Semangat sumpah pemuda harus mengalir sampai ke jalan-jalan desa, meskipun ia lahir di jantung Batavia. 

Desa adalah akar bangsa; tempat nilai-nilai kejujuran, gotong royong, dan kemandirian tumbuh sejak lama. 

Di sana, pengetahuan lokal tidak hanya diwariskan lewat buku, tetapi melalui praktik hidup sehari-hari. 

Petani mengenal waktu menanam dari tanda-tanda alam, nelayan memahami arah angin, dan para ibu menjaga pangan lokal untuk keluarga. 

Inilah bentuk nyata dari kecerdasan tradisional yang membangun ketahanan bangsa. 

Mahatma Gandhi pernah mengatakan: “Ukuran sejati dari suatu bangsa dapat dilihat dari bagaimana bangsa itu memperlakukan rakyatnya yang paling lemah.”

Pembangunan yang berpihak pada rakyat kecil, yang memperhatikan keseimbangan alam, dan yang menempatkan manusia sebagai pusat, adalah wujud penghormatan terhadap nilai itu. 

Kita patut bersyukur karena arah pembangunan nasional saat ini terus berupaya menghadirkan kesejahteraan yang merata, memperkuat desa, dan menumbuhkan ekonomi yang berkelanjutan. 

Semangat Asta Cita yang menuntun kebijakan pembangunan juga sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda: membangun manusia Indonesia seutuhnya, mengembangkan ekonomi yang inklusif, menjaga lingkungan hidup, dan memperkuat ketahanan sosial. 

Melalui kolaborasi, inovasi, serta penghormatan terhadap kearifan lokal, desa dapat menjadi pusat pertumbuhan baru tanpa kehilangan identitas budayanya. 

Desa bukan hanya halaman belakang pembangunan, tetapi taman depan masa depan Indonesia.

Bahasa Indonesia, Jiwa yang Menyatukan

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved