Malaka Terkini

Wabup Malaka Tanggapi Temuan Aliansi R4 Terkait Data Siluman PPPK, Verifikasi Sudah Dilakukan

pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah melakukan verifikasi atas laporan tersebut.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
Wabup Malaka, Henri Melki Simu, menanggapi laporan dan temuan dugaan data siluman yang disampaikan oleh Aliansi R4 Malaka terkait ketidaksesuaian dalam hasil seleksi PPPK tahap dua di Kabupaten Malaka, Senin (28/7/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menanggapi laporan dan temuan dugaan data siluman yang disampaikan oleh Aliansi R4 Malaka terkait ketidaksesuaian dalam hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua di Kabupaten Malaka.

Menurut Henri, temuan tersebut muncul karena adanya ketidakpuasan sejumlah pihak terhadap hasil seleksi PPPK. Ia menyebut, beberapa peserta yang dinyatakan lulus diduga tidak sedang bekerja saat mengikuti seleksi, sehingga memicu pertanyaan dari masyarakat.

"Jadi kita juga sudah meminta data-data terkait temuan teman-teman R4 untuk disampaikan ke BKPSDM agar bisa ditindaklanjuti," kata Henri kepada POS-KUPANG.COM saat diwawancarai di halaman depan Kantor BKPSDM Kabupaten Malaka, Senin (28/7/2025).

Henri menjelaskan, pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah melakukan verifikasi atas laporan tersebut.

Proses verifikasi dilakukan untuk mencocokkan data antara temuan lapangan dengan berkas administrasi dan dokumen kepegawaian.

"Nanti kita sandingkan, apakah temuan mereka itu betul atau tidak. Saya rasa mereka hanya ingin mendapatkan kepastian kenapa orang yang tidak bekerja bisa diberi rekomendasi mengikuti seleksi PPPK tahap dua ini," tambahnya.

Ia juga memastikan verifikasi faktual terkait hasil seleksi PPPK tahap dua telah rampung dan hasilnya akan segera diumumkan.

"Verifikasi sudah selesai, dan dalam satu dua hari ini sudah bisa dipublikasikan. Paling lambat lusa, sudah bisa disampaikan ke masyarakat secara umum," tandas Henri.

Dengan pernyataan ini, Pemerintah Kabupaten Malaka berharap polemik yang terjadi bisa segera mendapat kejelasan dan transparansi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca juga: PMKRI Minta Bupati Malaka Tidak Kebakaran Jenggot terhadap Kritikan Mahasiswa

Sebelumnya, Aliansi R4 Kabupaten Malaka menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap hasil pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua di Kabupaten Malaka.

Mereka mengklaim telah menemukan sebanyak 99 data siluman yang dinyatakan lulus dalam seleksi tersebut, dan hingga kini belum mendapat kejelasan dari instansi terkait.

Ketua Aliansi R4 Malaka, Rui Steboun, menyampaikan, pihaknya telah berupaya menjalin komunikasi dengan BKPSDM Malaka serta berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Malaka, namun belum mendapatkan tanggapan resmi.

“Kami sudah beberapa kali mencoba menemui BKPSDM dan berkoordinasi dengan DPRD, tapi belum ada respons terkait laporan kami. Saat ini mereka masih melakukan verifikasi faktual atas hasil seleksi PPPK. Kami mendesak agar temuan kami segera ditindaklanjuti dan ada kejelasan secepatnya,” tegas Rui.

Rui juga mengungkapkan Aliansi R4 telah melayangkan surat pengaduan resmi ke BKN pusat, sebagai langkah lanjutan mencari keadilan atas temuan mereka.

Baca juga: Tokoh Pemuda Kabupaten Malaka Kritik Keras Pemda dan DPRD

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved