Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 29 Juni 2025, Dua Rasul Besar: Rela Mengorbankan Diri Demi Orang Lain

Sebagai paus pertama dan para paus penggantinya menampakkan cara hidup yang secara spiritual mengagumkan yakni membuat gereja universal

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Pater Fransiskus Funan Banusu SVD 

Renungan Harian Katolik
Minggu 29 Juni 2025
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
HR Santo Petrus dan Santo Paulus, Rasul
DUA RASUL BESAR: RELA MENGORBANKAN DIRI DEMI KESELAMATAN ORANG LAIN
(Kis 12:1-11; Mzm 34:2-3.4-5.6-7.8-9; 2Tim 4:6-8.17-18; Mat 16:13-19)

"Engkaulah Petrus, dan di atas baru karang ini, Aku akan mendirikan jemaat-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya." (Mat 16:18). Gereja ada hingga kini dan tetap berdiri kokoh di atas para rasul.

Ajaran para rasul menjadi dasar iman dan Gereja dalam ziarah hidupnya senantiasa mengikuti ajaran para rasul. Rasul Petrus tinggal bersama Yesus dalam jangka waktu yang cukup lama. 

Ia memantapkan imannya akan Yesus sebagai Mesias Putra Allah yang hidup. Imannya yang kuat akan Tuhan ini menjadikan dirinya sebagai wadas Gereja Kristus dan tetpilih sebagai pemegang kunci Kerajaan Allah. Maka tugas utama Petrus adalah menjadi gembala umat Allah.

Sebagai paus pertama dan para paus penggantinya menampakkan cara hidup yang secara spiritual mengagumkan yakni membuat gereja universal menjadi satu kesatuan dalam iman dan cinta kasih. Oleh kesahajaan hidup dan iman yang kokoh, ia dianugerahi ilham ilahi untuk mengakui Kristus sebagai Anak Allah. Ketika Yesus bertanya, apa katamu, siapakah Aku ini?

Jawab Simon Petrus, "Engkaulah Mesias, Putra Allah yang hidup." (Mat 16:16). Petrus mengenal Yesus secara baik dan mendalam, maka tanpa tanpa ragu, ia menegaskan imannya kepada Yesus. Ia mendapat kepercayaan penuh dari Yesus Kristus dalam mengemban misi keselamatan di dunia.

Tugas perutusan ini ia terima dan dilaksanakan dalam semangat iman yang tangguh bagai wadas. Kesetiaan Petrus ini membuahkan kemuliaan dalam Kristus walau tantangan demi tantangan harus ia hadapi.

Hal ini mengingatkan kita bahwa Gereja dalam misinya selalu teraniaya namun selalu terberkati. Sebagai gembala umat Allah, Petrus masuk - keluar penjara. 

Allah terus berkarya dan tak pernah lelah mendampinginya. Umat juga terus menerus mendoakan dia sebagai gembalanya. Maka ketika dalam penjara dengan penjagaan berlapis dan sangat ketat, malaikat datang membebaskan dia.

Petrus sunggug menyadari bantuan besar Tuhan ini, "Sekarang benar-benar tahulah aku bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi." (Kis 12:11).

Ia merelakan dirinya demi keselamatan, sukacita dan kebahagiaan sesamanya yang percaya kepada gurunya Tuhan Yesus Kristus.

Pemazmur bermadah demikian, "Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang bertakwa, lalu meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!" (Mzm 34:8-9). 

Paulus Yesus panggil secara ajaib melalui penglihatan. Ia menjadi alat ampuhnya Tuhan untuk mewartakan nama Kristus kepada bangsa-bangsa yang belum percaya. Karena itu Paulus adalah sosok misionaris terbesar segala zaman.

Ia pembela keselamatan bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Dalam misi Allah, tantangan dan penderitaan yang ia alami disatukan dengan penderitaan Kristus. Karena iman yang mendalam, Paulus memaknai kesengsaraannya sebagai rahmat dan  berkat dari Tuhan sendiri. Dan menjelang kematiannya, ia berkata, "Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman." (2Tim 4:7).

Sebagai balas jasa atas karya kerasulannya yang dahsyat, mahkota kebenaran dikaruniakan kepadanya. Bersama Petrus, kematian mereka sama seperti  Tuhan Yesus. Tahun 64 Masehi di bawah pemerintahan Kaisar Nero, Petrus memberi kesaksian iman yang terindah dengan mati disalibkan di kota Roma. Ia disalibkan dengan kepala ke bawah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved