Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Setia dengan Perkara Kecil"
Surat Paulus kepada jemaat di Tesalonika (1 Tesalonika 4:9-11) dalam bacaan pertama menekankan pentingnya kasih persaudaraan yang tulus dan aktif.
Renungan Harian Katolik
Bruder Pio Hayon SVD
Hari Sabtu Pekan Biasa XXI
Sabtu, 30 Agustus 2025
Bacaan I: 1Tes. 4: 9-11
Injil: Mat. 25: 14-30
“Setia dengan Perkara Kecil”
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Salam sejahtera untuk kita semua. Permenungan kita hari ini, kita dihadapkan pada dua pesan penting tentang kasih persaudaraan dan tanggung jawab dalam menggunakan talenta yang telah dipercayakan kepada kita.
Tema "Setia dengan perkara kecil" mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita dapat menunjukkan kasih kepada sesama dalam tindakan sehari-hari dan bagaimana kita dapat mengembangkan karunia yang telah diberikan Allah kepada kita untuk kemuliaan-Nya
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Surat Paulus kepada jemaat di Tesalonika (1 Tesalonika 4:9-11) dalam bacaan pertama menekankan pentingnya kasih persaudaraan yang tulus dan aktif.
Bukan hanya sekadar perasaan, kasih itu harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan hidup tenang, mengurus urusan sendiri, dan bekerja dengan rajin. Ini adalah panggilan untuk hidup harmonis dan bertanggung jawab dalam komunitas.
Perumpamaan tentang talenta dalam Injil (Matius 25:14-30) menggambarkan bahwa setiap kita menerima karunia yang berbeda dari Tuhan, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.
Kita bertanggung jawab untuk menggunakan karunia itu dengan bijak dan menghasilkan buah. Hamba yang setia mengembangkan talentanya, sementara hamba yang malas menyembunyikannya dan menerima hukuman.
Refleksi kita atas permenungan kita adalah Kasih dalam Tindakan: Apakah kasih persaudaraan kita hanya sebatas kata-kata, ataukah terwujud dalam tindakan nyata? Bagaimana kita dapat menunjukkan kasih kepada saudara-saudari seiman kita dalam kehidupan sehari-hari?
Pengembangan Diri: Apakah kita mengembangkan talenta yang telah diberikan Tuhan kepada kita, ataukah kita menyia-nyiakannya?
Apakah kita takut mengambil risiko dan keluar dari zona nyaman kita? Akuntabilitas: Apakah kita menyadari bahwa kita akan dimintai pertanggungjawaban atas bagaimana kita menggunakan talenta kita? Apakah kita hidup dengan kesadaran bahwa kita adalah hamba yang akan mempertanggungjawabkan diri kepada Tuan kita?
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama: hari ini, marilah kita merenungkan panggilan untuk setia dalam perkara kecil, baik dalam menunjukkan kasih kepada sesama maupun dalam mengembangkan talenta yang telah dipercayakan kepada kita.
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Optimis Dalam Hidup: Sukses Ada di Tanganmu" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Jumat 29 Agustus 2025, "Kenapa Dendam Tetap Tersimpan di Hati?" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Jumat 29 Agustus 2025, "Penguasa: Privilese, Reputasi Lebih Penting" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Jumat 29 Agustus 2025, "Kepala Yohanes Pembaptis" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Kamis 28 Agustus 2025, “Berjaga-jagalah” |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.