NTT Terkini

Anggota Polri Kerap Terlibat Kasus, DPRD NTT: Semacam Ada Impunitas di Kepolisian 

Baginya, tanpa akuntabilitas yang nyata di tingkat pimpinan Polri, segala upaya untuk menghentikan kekerasan oleh aparat akan sia-sia.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.POS KUPANG
Anggota DPRD NTT, Inche Sayuna 

Selain Fajar Lukman, ada rentetan kasus lain yang ikut melibatkan personil Polri. Deretan kasus ini hendaknya menjadi peringatan  serius bagi kepolisian untuk segera melakukan reformasi yang menyeluruh di tubuh kepolisian.

Kasus-kasus tersebut harus diusut tuntas secara transparan dan pelakunya diberikan sanksi pidana untuk menghadirkan keadilan bagi korban dan keluarga korban. 

Selain itu, reformasi institusional atas Polri yang lebih mendalam harus segera dilakukan guna mencegah berulangnya kekerasan oleh anggota kepolisian di masa datang.

DPRD, kata dia, dan juga masyarakat akan terus mengawal berbagai reformasi di tubuh kepolisian dan harus melibatkan perubahan sistemik, bukan sekadar revisi aturan atau pelatihan semata.

Baginya, tanpa akuntabilitas yang nyata di tingkat pimpinan Polri, segala upaya untuk menghentikan kekerasan oleh aparat akan sia-sia.

"Berulangnya  kasus-kasus kekerasan polisi ini adalah semacam ada impunitas di tubuh kepolisian. Rezim impunitas ini tidak boleh  menjadi kultur di kepolisian," kata Inche Sayuna

Dia menegaskan, Polisi harus menjadi pengayom, pelindung yang adil dan bijaksana bagi rakyat. Dia berharap, perayaan HUT ke 79 ini bisa membawa Polri berbenah diri dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat sekaligus menjamin keamanan warga negara. (fan) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved