Belu Terkini
Optimalisasi Pasca Panen, Pemdes Umaklaran Gandeng Unhan Belu Dorong Teknologi Tepat Guna
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi saja, melainkan dapat berkembang menjadi kerja sama berjenjang dan berkelanjutan
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Guna menjawab persoalan klasik pascapanen yang kerap dihadapi para petani, khususnya dalam aspek pengolahan dan pemasaran hasil hortikultura, Pemerintah Desa Umaklaran menggandeng Universitas Pertahanan (Unhan) Politeknik Ben Mboi Belu untuk menggelar sosialisasi Optimalisasi Potensi Hortikultura melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Pascapanen dan Pemasaran.
Kepala Desa Umaklaran, Agustinus M. Nai Bili, dalam keterangannya kepada Pos Kupang, menyatakan kolaborasi ini merupakan langkah konkret dan strategis dalam mendukung peningkatan hasil dan nilai jual produk pertanian lokal, terutama setelah panen.
“Biasanya petani sudah mampu produksi dengan baik, tapi pemasaran yang menjadi persoalan utama. Dengan kehadiran Unhan, kami berharap ada solusi nyata melalui penerapan teknologi tepat guna yang mampu menjembatani persoalan itu,” jelas Kades Agus, Jumat (27/6/2025).
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi saja, melainkan dapat berkembang menjadi kerja sama berjenjang dan berkelanjutan dengan berbagai perguruan tinggi untuk memperluas dampak positif bagi petani, tidak hanya di Umaklaran tetapi juga di seluruh Kabupaten Belu.
Sementara itu, dosen Teknik Strategi Pemasaran Unhan Belu, Imanuel A. Thunay, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan-persoalan pascapanen dan merumuskannya dalam strategi yang tepat, termasuk pemanfaatan teknologi sederhana namun efektif.
“Ini adalah langkah awal. Kami ingin memastikan bahwa hasil pertanian masyarakat tidak berhenti di panen, tetapi bisa berlanjut ke pengolahan, distribusi, hingga pemanfaatan teknologi pemasaran yang mudah dijangkau oleh petani,” ujar Imanuel.
Ia juga menegaskan pengembangan potensi hortikultura harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan. Penerapan teknologi tepat guna di bidang budidaya, pengolahan pascapanen, hingga pemasaran diyakini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Dalam pengembangan selanjutnya, Unhan Belu juga berencana melibatkan unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai mitra lapangan dalam mengawal dan mendampingi petani.
Baca juga: HANI 2025, BNNK Belu Ziarah Ke TMP Seroja
“Kolaborasi lintas sektor menjadi penting. Pendekatan teknologi harus didampingi oleh pendekatan sosial dan keamanan. Kita ingin petani merasa didukung di semua lini,” tambah Imanuel.
Imanuel juga optimis bahwa dukungan berkelanjutan terhadap kelompok tani akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis desa, sekaligus menjadi model praktik pengelolaan pascapanen yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Belu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Tasifeto Timur, Babinsa Desa Umaklaran, Serda Hironimus Kono, Bhabinkamtibmas, toko masyarakat, Pemuda dan masyarakat. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Pameran Museum Keliling di Belu Resmi Ditutup, Bupati Willy Lay: Budaya Tidak Boleh Luntur |
![]() |
---|
Dorong Perputaran Ekonomi Lokal HIPMI Belu Hadirkan Kupon Belanja UMKM di Car Free Day |
![]() |
---|
Kronologi Penangkapan 8 WNA Uzbekistan di Pantai Berluli |
![]() |
---|
Imigrasi Atambua dan Polres Belu Amankan Delapan WNA Asal Negara Uzbekistan |
![]() |
---|
Sambut HUT ke-80, RRI Atambua Gelar Aksi Bersih Pantai di Perbatasan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.