ART Asal Sumba Dianiaya

Fakta-fakta Kasus ART Asal Sumba Dianiaya Majikan di Batam

Forum Perempuan Diaspora (FPD) NTT mengutuk keras tindakan penganiayaan brutal dan tidak manusiawi yang dialami oleh Intan, ART yang diniaya di Batam

|
Penulis: Irfan Hoi | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.PRIBADI
SERE ABA - Ketua Forum Perempuan Diaspora Nusa Tenggara Timur (FPD NTT) Sere Aba. 

Ia mengatakan, dari keterangan Intan kepada Tim Flobamora, penganiayaan tersebut dilakukan oleh majikannya. 

Bahkan, majikan meminta rekan kerjanya sesama ART untuk turut menganiaya korban.

“Majikan laki-laki kabur saat tim datang ke rumahnya. Istrinya dan salah satu teman kerja korban berhasil dijumpai,” ujarnya.

Sementara Ketua Tim Flobamora Batam, Yulius mengatakan, pihaknya mewakili korban melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini ke pihak kepolisian. 

"Korban menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota," kata Yulius.

Ia mengatakan, korban alami trauma pasca kejadian itu. Banyak lebam di tubuh korban.

"Yang paling parah di bagian mata korban, jadi korban masih menjalani perawatan," kata Yulius.

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Andrestian membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan unitnya masih melakukan penyelidikan atas laporan ini.

Baca juga: LIPSUS: Bayi Meninggal di RSUD SoE TTS Diduga Karena Terlambat Dirujuk

"Korban masih dirawat di RS Elisabeth," kata Debby.

Ketua DPD Satgas NTT Peduli Kepri, Musa Mau yang dihubungi dari Kupang membenarkan itu. Dia berkata sejak, Minggu (22/6/2025) ia bersama paguyuban Flobamora di Batam sedang menyelesaikan persoalan itu. 

"Betul. Kami sdh tangani dari semalam," kata dia dalam pesan di aplikasi percakapan. Musa mengaku akan menyampaikan keterangan lebih lanjut. 

Polisi Polres Barelang Berupaya Ungkap Motif Pelaku

Saat ini Polres Berelang, sedang menyelidiki apa potif kasus penganiayaan terhadap Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) asal Sumba, NTT, yang dilakukan majikannya di Batam.

Diketahui sebelumnya, seorang ART di Batam bernama Intan asal Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga menjadi korban penganiayaan oleh majikannya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved