Jumat, 17 April 2026

Opini

Opini - Kejutan Persebata dan Kebijakan Bola Gubernur NTT

Boleh dikatakan bahwa Persebata, menyulut semangat anak-anak muda NTT untuk berprestasi dalam olahraga. 

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO
Alvian Lamaberaf 

Selain itu, menunjukan kepada publik, bahwa pemerintahan Provinsi NTT dalam kepemimpinan Melki Laka Lena dan Jhoni Asadoma, berpihak kepada pembangunan masadepan anak-anak muda NTT.

Begitu juga keterlibatan dan kehadiran Gubernur NTT, dalam ajang sepakbola liga 4 nasional untuk mendukung Persebata, telah memberi spirit dan warna baru sepakbola di Nusa Tenggara Timur. Dan hal ini bersejarah, karena tidak biasanya dilakukan oleh pemimpin atau gubernur-gubernur NTT sebelumnya.

Di lain pihak, kebijakan bola Gubernur NTT, selaras dengan kebijakan olahraga Pemprov NTT tahun 2025. Dimana pemerintah daerah mendukung olahraga di berbagai tingkat. 

Bentuk kebijakan Pemprov NTT itu antaralain; membangun fasilitas olahraga, menggelar kegiatan olahraga massal, pembinaan atlet dan kolaborasi pihak swasta dan akademisi. 

Termasuk, membina UMKM sebagai sektor yang berdampak langsung dari setiap hajatan olahraga yang digelar di Nusa Tenggara Timur.

Dari bahasan ini, ada dua soal yang perlu menjadi catatan dan perhatian gubernur NTT, dalam  implementasi kebijakan pembangunan, yakni bidang Olahraga dan Kepemudaan. 

Dalam bidang Olahraga, Pemprov NTT penting melakukan pembinaan cabang olahraga di daerah untuk mencetak atlet berprestasi. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. 

Meskipun dalam penerapannya, Pemprov NTT menemui sejumlah tantangan, seperti minimnya berbagai fasilitas olahraga di daerah. 

Sehingga, walaupun ditengah efesiensi anggaran ini, Pemprov NTT bisa berani mengalokasikan anggaran untuk membina atlet-atlet berprestasi di daerah dan menyiapkan fasilitas olahraga yang memadai. 

Untuk itu, kebijakan ini harus dilakukan dengan pendekatan stategis dan terarah. Jika kebijakan ini dilakukan dengan benar, akan meningkatkan produktivitas atlet-atlet berprestasi dari NTT. 

Sama halnya dalam bidang Kepemudaan. Pemprov NTT harus melahirkan kebijakan yang memberikan dukungan lebih kepada generasi muda, baik di bidang olahraga, pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. 

Hal ini memberikan spirit baru bagi anak-anak muda NTT, untuk bangkit kembali dari keterpurukan dan kegelisahan untuk lebih produktif. 

Atau seperti yang ditekankan Aristoteles Filsuf Yunani bahwa yang terpenting adalah  "eupraxis" (kualitas tindakan yang baik) dan "telos" (tujuan akhir) untuk mencapai kebahagiaan atau kesejahteraan bersama. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved