Opini
Opini: Mencoba Berharap pada Kanis-Nasir
Saya menduga, paket ini sangat percaya diri akan memenangkan pertarungan elektoral berdasarkan kalkulasi kuantitas pemilih.
Tentu kita berharap gagasan paket ini telah diramu dalam program pembangunan yang melibatkan partisipais aktif dari dinas dan badan terkait di Kabupaten Lembata.
Kemampuan paket ini, salah satu ukurannya saat debat Pilkada, mesti menggerakkan elemen-elemen di Lembata untuk menyatukan tangan dan merekatkan hati serta berjalan bersama-sama dalam semangat gemohing, gotong-royong untuk menata kembali tanah Lembata.
Program paket Kanis-Nasir dalam bidang pertanian dan peternakan berkiblat pada gagasan besar untuk memberdayakan potensi yang selama ini masih terpendam dan belum dikelola dengan baik.
Sebagai mantan Kadis Pertanian, Kanis Tuaq tentu sudah memiliki referensi peta wilayah-wilayah di seluruh Lembata yang potensial untuk pengembangan bidang pertanian dan peternakan.
Peta referensi itu tidak sebatas untuk bidang pertanian dan peternakan tapi juga bidang kelautan, perikanan, tanaman perdagangan, pariwisata dan potensi lainnya.
Semua potensi itu tidak berdiri sendiri tapi mesti dikelola dalam konsep kolaborasi: saling mendukung dan saling berbagi.
Ramah Lingkungan
Harapan pada paket Kanis-Nasir untuk masa depan Lembata yang lebih baik, minimal selama lima tahun ke depan, dalam bidang pertanian, mesti berbasis pada gerakan global saat ini: ramah lingkungan.
Konsep ini tidak sebatas upaya mereparasi, memperbaiki kembali alam yang telah hancur akibat keserakahan manusia didominasi kekuatan buruk teknologo tapi juga menyiapkan “rumah bersama” yang pantas bagi generasi masa depan.
Pemakaian pupuk transgenik yang masif selama puluhan tahun di areal persawahan Waikomo, misalnya, telah menghancurkan tanah pertanian menjadi keras, berbatu dan kehilangan unsur alamiahnya.
Pupuk urea beragam jenis dan pestisida yang pemakaiannya tidak terkendali, mungkn juga sangat minim pengetahuan, telah berandil menghancurkan keutuhan tanah lokasi persawahan Waikomo.
Penggunaan pestisida secara berlebihan pada sayur-sayuran dan tanaman padi akan sangat berpengaruh pada kualitas otak generasi masa depan.
Kita ajak Bupati Kanis dan Wabup Nasir berjalan ke arela persawahan Waikomo dan menyaksikan sendiri kenyataannya.
Wilayah Kecamatan Atadei, Wulandoni, Nagawutung, Nubatukan dan Lebatukan serta sebagian Ile Ape dan Ile Ape Timur memang sangat layak mendapatkan skala prioritas dalam bidang pertanian.
Para petani di wilayahj ini selama ratusan tahun hidup menyatu dengan alam yang sangat kaya. Ada wilayah tertentu dimana batang ubi kayu dibuang saja pun pasti hidup.
Apalagi kalau ditata dengan sisten pertanian yang terstruktur secara baik dan didampingi para pendamping pertanian yang berkualitas, pasti Lembata dijamin surplus dalam bidang pangan lokal.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.