Liputan Khusus
LIPSUS: PMKRI Maumere Desak Polres dan Kejari Usut Kasus Dana Covid-19
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere menggelar aksi di Maumere, Senin (5/5) pagi.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere menggelar aksi di Maumere, Senin (5/5) pagi.
Mereka menggelar aksi dari Sekretariat PMKRI dan sempat berorasi di depan Mapolres Sikka. Para aktivis PMKRI membawa pamfet bertuliskan “Tangkap Mafia-mafia Kesehatan.
Aksi anggota PMKRI ini berakhir di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka. Dalam orasinya, mereka mendesak Polres Sikka dan Kejaksaan Negeri Sikka untuk mengusut mafia-mafia kesehatan di RSUD TC Hilers Maumere terkait jasa nakes covid-19 senilai Rp 8,7 Miliar.
Ketua PMKRI Cabang Maumere, Fabianus Rowa mengatakan, insentif jasa Covid untuk para Nakes harusnya sudah terealisasi pada 2021.
Namun, hingga saat ini dana tersebut belum disalurkan yang menjadi hak para tenaga kesehatan (nakes)
"Ada dugaan tindak pidana di RSUD TC Hilers Maumere. Ada dana Rp 8,7 Miliar untuk jasa 800-an lebih nakes. Namun sampai hari ini (kemarin, Red) tidak sampai ke para nakes. Ini kebobrokan manajemen," ujar Fabianus Rowa.
Aksi ini pun menurut PMKRI tidak ada pengawalan aparat kepolisian sehingga menyebabkan kemacetan lalulintas.
Sebab, aparat TNI-Polri sedang melakukan persiapan kunjungan Wapres Gibran yang dijadwalkan akan tiba pada Selasa (6/5) hari ini.
Kejaksaan Negeri Sikka mengaku sudah melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana jasa Covid-19 di RSUD Tc Hilers Maumere.
Baca juga: Briptu AR, Oknum Satlantas Polresta Kupang Kota Minta Korban PS Peluk, Cium Hingga OS
Hal dikatakan Okky Prasetiyo, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Sikka usai menerima data pendukung dugaan tindak pidana jasa Covid-19 di RSUD Tc Hilers Maumere yang diserahkan aktivitas PMKRI Maumere di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka.
"Sebenarnya Kejaksaan sudah melakukan pulbaket dan puldata terhadap apa yang saat ini sedang diperjuangkan teman-teman PMKRI. Nantinya kami akan laporkan ke rekan-rekan sekalian," ujar Okky Prasetiyo.
Meski demikian, pihaknya belum memberikan informasi terkait pihak-pihak mana yang akan diperiksa.
Sebelum aksi yang dilakukan aktivis PMKRI ini, aksi menuntut penyaluran dana Covid-19 untuk para nakes sudah dilakukan para nakes di RSUD Tc Hiller pada Selasa (18/3/2025) lalu.
Baca juga: Kronologis 2 versi Dugaan Pelecehan Oknum Satlantas Polresta Kupang ke Siswi SMA
Saat itu, para nakes bertemu dan mendengar penjelasan dari Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera.
Sikka Terkini
Polres Sikka
Kejari Sikka
Liputan Khusus
PMKRI Cabang Maumere
POS-KUPANG.COM
Okky Prasetiyo
Adrianus Firminus Parera
Lus Lero
| LIPSUS: Pembelian BBM 50 Liter Sehari, Kendaraan Antri di SPBU, Dipicu Isu Kenaikan Harga BBM |
|
|---|
| LIPSUS: Suster Ika Sedih Lepas 12 LC, Gubernur KDM Jemput ke Maumere Carter Pesawat Susi Air |
|
|---|
| LIPSUS: Melki dan Johni Siap Terima Kritik, Sudah Setahun Memimpin Provinsi NTT |
|
|---|
| LIPSUS: PIP Rp 5 Miliar Gagal Dicairkan untuk 6.334 Siswa Ngada, Tuding Pihak Perbankan Persulit |
|
|---|
| LIPSUS: Orangtua Firjun Lima Tahun tak Dapat PKH, Perbankan Jangan Hambat Pencairan PIP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PMKRI-Cabang-Maumere-3.jpg)