TTU Terkini
Pengusaha Tambang Galian C Segera Bantu Masyarakat Perbaiki Saluran Irigasi di TTU
Ia menyebut, para kepala desa diminta melakukan pengawasan melekat terhadap realisasi ata kesepakatan itu.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Ia mengakui bahwa, khususnya di wilayah Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, lokasi sawah terbesar bernama Klae. Saat ini, mulut saluran irigasi lebih tinggi daripada aliran air. Hal itu menyebabkan tahun ini sawah di wilayah Klae tidak bisa diolah.
Sementara itu, Camat Noemuti, Marianus Lopis, S. Pi menjelaskan, secara khusus lokasi sawah di wilayah Kecamatan Noemuti yang terdampak yakni Seongkoa, elevasi antara pintu intek saluran irigasi dan permukaan air sangat tinggi. Oleh karena itu, air sulit masuk ke areal persawahan.
Selain itu, kata Marianus, ada beberapa lokasi persawahan mengalami longsor. Oleh karena itu, sebanyak 1 orang pengusaha tambang galian c akan menangani 1 obyek persawahan sehingga pintu intek diperbaiki dan juga sawah yang longsor itu juga akan ditangani.
Ia menyebut, para kepala desa diminta melakukan pengawasan melekat terhadap realisasi ata kesepakatan itu.
Pemerintah Kecamatan Bikomi Selatan dan Noemuti akan menggandeng pengusaha tambang galian c yang ditugaskan di masing-masing titik untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tetapi juga masyarakat.
Secara khusus perusahaan tambang galian c yang tidak memiliki izin operasi di wilayah tersebut, merupakan domain ESDM. Dalam rapat juga diusulkan dilakukan penertiban terhadap tambang ilegal itu. (BBR)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.