Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres

Surya Paloh: NasDem Tahu Diri, Tak Perlu Jadi Prioritas untuk Kabinet Prabowo-Gibran 

Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, rupanya tahu diri dalam menghadapi seleksi para calon Menteri untuk Kabinet Prabowo – Gibran. Begini Katanya.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TAHU DIRI – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh tahu diri. Ia meminta Prabowo agar jangan prioritaskan kadernya karena saat Pilpres mereka mendukung Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar. 

POS-KUPANG.COM – Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, rupanya tahu diri dalam menghadapi seleksi para calon Menteri untuk Kabinet Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka, yang kini sedang berproses.

Pasalnya, ia meminta kepada Prabowo agar Partai NasDem jangan menjadi prioritas dalam pemilihan calon Menteri untuk kabinet 5 tahun ke depan.

Prabowo, lanjut Surya Paloh, hendaknya memprioritaskan partai-partai politik yang telah memberikannya dukungan saat Pilpres 2024 lalu. Kala itu, Partai Nasdem merupakan partai yang mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. 

"Karena kita tahu, secara etik kita bukan yang memperjuangkan sejak awal pada pilpres untuk mendukung Pak Prabowo," ujar Surya di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, Kamis 19 September 2024.

Ia menekankan agar Nasdem dipertimbangkan sebagai pilihan terakhir Prabowo untuk mengisi kursi menteri. 

"Jadi, kalau bisa mempertimbangkan Nasdem itu paling ujung saja, paling belakang saja. Bukan nomor satu,” ujarnya. 

Nasdem, kata Paloh, akan tetap menjadi partai pendukung pemerintahan Prabowo dan Gibran, meskipun tidak mendapatkan kursi menteri. 

Menurutnya ini soal proses pendidikan dan etika politik. 

Paloh menuturkan, Nasdem ingin memberikan pendidikan politik kepada masyarakat bahwa bergabung dengan pemerintahan tidak selalu harus mendapat jatah kursi menteri. 

"Ini adalah proses pendidikan dan etika politik yang ingin diupayakan."

"Kalaupun tidak bisa sepenuhnya (masuk kabinet), tapi apa yang masih tersisa sebagai komitmen, konsistensi sikap untuk tetap memiliki asas kepantasan dan kepatutan," tuturnya.

Nasdem: Kami Dengar dan Patuh

Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya juga menanggapi soal jatah menteri dari presiden terpilih RI, Prabowo Subianto.

Menurutnya, partai besutan Surya Paloh itu akan taat apapun keputusan dari Prabowo.

Hal yang pasti, Willy menuturkan bahwa NasDem sudah berkomitmen mendukung pemerintahan baru yang dipimpin Prabowo.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved