Breaking News
Rabu, 22 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Segera Bergabung ke Koalisi Indonesia Maju, PKS Siap Dukung Ridwan Kamil

Kabar tentang Partai Keadilan Sejahtera atau PKS yang akan segera meninggalkan Anies Baswedan, sepertinya bukan isapan jempol belaka. Begini faktanya.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
SEGERA BERGABUNG – Partai Keadilan Sejahtera atau PKS dikabarkan segera bergabung ke Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus dan mendukung Ridwan Kamil di Pilgub DKI Jakarta 2024. 

POS-KUPANG.COM – Kabar tentang Partai Keadilan Sejahtera atau PKS yang akan segera meninggalkan Anies Baswedan, sepertinya bukan isapan jempol belaka. Pasalnya saat ini, para elit PKS perlahan-lahan mulai merapat ke Koalisi Indonesia Maju dan dikabarkan akan mendukung Ridwan Kamil pada Pilgub DKI Jakarta 2024 ini.

Hanya saja PKS memasang syarat agar pendamping Ridwan Kamil adalah kader dari partai tersebut.

Atas kabar tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia pun menyambut baik rencana itu. "Alhamdulillah kalau proposal kami diterima dengan baik, direspons dengan positif, apalagi kalau nanti betulnya dukungan akan diberikan Ridwan Kamil," ujarnya di Markas partai Golkar sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com dari Tribunnews.com Kamis 15 Agustus 2024.

Dikatakannya, Partai Golkar menyerahkan keputusan soal figur bakal cawagub Ridwan Kamil kepada para pimpinan partai pengusung yang bersinergi di KIM Plus.

Bahkan ia juga tak permasalahkan kalau sosok yang akan mendampingi Ridwan Kamil berasal dari partai di KIM maupun di luar KIM atau KIM Plus

"Soal wakilnya siapa, nantikan seperti yang saya katakan tadi, akan dibicarakan di seluruh pimpinan partai politik yang sepakat mengusung Ridwan Kamil," kata Doli. 

"Apakah terbatas semua partai politik yang tergabung dalam KIM saja, atau bersama dengan partai politik yang lain, termasuk teman-teman atau Bapak/Ibu di PKS. Dan siapa yang diputuskan jadi wakilnya, Golkar menerima dengan senang hati," sambungnya. 

Doli mengatakan pihaknya tidak mempunyai syarat apa pun soal sosok pendamping Ridwan Kamil

Sebab, partainya sudah cukup dengan memajukan kadernya sebagai Calon Gubernur (Cagub) di Jakarta.

"Kita sudah alhamdulillah punya kader yang bisa kita usung di Jakarta. Wakilnya terserah dari kesepakatan partai politik yang tergabung mengusung Ridwan Kamil," jelasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara PKS Muhammad Kholid, menilai Anies telah gagal menjalankan tugas mencari mitra koalisi yang bisa mengusung duet Anies Baswedan dan Sohibul Iman (AMAN) di Pilkada Jakarta.

PKS yang merupakan partai pemenang di Jakarta, memutuskan bahwa kadernya harus tetap ikut dalam kontestasi Pilkada Jakarta. 

Kadernya itu harus dimasukkan sebagai cagub ataupun cawagub.

"Mas Anies sudah diberikan karpet merah dengan memperoleh 18 kursi PKS. Bahkan Presiden PKS Ahmad Syaikhu sampai turun gunung mencari mitra koalisi untuk Mas Anies agar bisa memenuhi kekurangan kursi tersebut," kata Kholid saat dikonfirmasi, Rabu 7 Agustus 2024.

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan pasangan AMAN berlayar, dan kami sangat berharap Mas Anies sebagai kandidat bisa memenuhi kekurangan 4 kursi tersebut," lanjutnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved