Kamis, 28 Mei 2026

Makan Bergizi Gratis

Efisiensi Anggaran, BGN Pangkas Makan Bergizi Gratis jadi 5 Hari

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memangkas hari pelaksanaan Makan Bergizi Gratis menjadi 5 hari.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
DOK. POS-KUPANG.COM
MBG - Siswa SMK Negeri 1 Larantuka, Kabupaten Flores Timur menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (12/9/2025). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memangkas hari pelaksanaan Makan Bergizi Gratis menjadi 5 hari sepekan.

Perubahan pola distribusi MBG dari sebelumnya enam hari, sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran.

Perubahan tersebut disesuaikan dengan hari aktif belajar peserta didik di sekolah tanpa mengurangi kualitas layanan maupun pemenuhan gizi penerima manfaat.

“Kita mendukung efisiensi anggaran tersebut. Salah satu bentuk dukungan BGN adalah melakukan perubahan pola pendistribusian MBG yang semula enam hari menjadi lima hari,” ujar Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, Senin (26/5/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan itu diterapkan agar distribusi MBG lebih efektif dan tepat sasaran.

Program MBG nantinya hanya diberikan saat siswa berada di sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Konsepnya adalah MBG diberikan pada saat siswa ada di sekolah. Jadi kalau siswanya libur atau ada kegiatan di luar sekolah, maka tidak diberikan MBG,” jelasnya.

Baca juga: Siswa Tidak Terima Paket Makanan MBG Saat Libur Sekolah

Menurutnya, penyesuaian distribusi tersebut dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus mendukung efisiensi penggunaan anggaran pemerintah.

Sony menegaskan langkah efisiensi yang dilakukan BGN tidak berdampak pada pengurangan nilai bantuan maupun kualitas layanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat Program MBG.

Menurutnya, efisiensi dilakukan pada aspek tata kelola dan pola distribusi agar penggunaan anggaran negara berjalan lebih optimal tanpa mengurangi substansi program.

“Tidak ada pengurangan nilai. Yang dilakukan adalah penyesuaian pola distribusi agar lebih efektif dan efisien,” ujarnya. (*)

Sumber: Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved