Liputan Khusus
Lipsus - Penumpang Membeludak Antre Tiket di Pelabuhan Tenau Kupang
Seperti pada Kamis 4 Juli 2024 malam, terjadi penumpukan penumpang Kapal perintis rute dari Pelabuhan Tenau Kupang ke Sabu dan beberapa pulau lainnya.
Harianto mengaku, kejadian itu baru pertama terjadi. Selama ini jumlah penumpang paling banyak tercatat 200-an orang. Dia menduga, membludaknya penumpang ke kapal perintis bersamaan dengan beberapa operator pelayaran lainnya yang tidak diizinkan otoritas karena cuaca buruk.
Sehingga, ujar dia, kapal perintis menjadi satu-satunya pilihan para penumpang ketika situasi seperti saat ini. Selama ini, Pelni sebetulnya sudah menyediakan layanan pembelian tiket online yang ada di Pelni Mobile atau SITOLAUT. Penumpang bisa memesan tiket dengan sistem yang ada.
"Jadi beli tiket lewat aplikasi ini bisa lebih mudah. Kemarin itu memang soal kapasitas kapal saja. Yang diizinkan hanya 500 dan kita minta tambahan juga hanya 100. Diskresi kebijakan. Apalagi kondisi lapangan, cuaca buruk lagi kemarin," ujar.
Harianto menjelaskan, penambahan armada bisa dilakukan oleh Pelni jika saat tertentu. Itu pun dilakukan koordinasi sejak beberapa bulan sebelumnya. Bila seperti situasi seperti kemarin (Kamis, Red), kemungkinan besar tidak bisa dilakukan penambahan armada.
Menurut dia, tambahan armada akan sangat memungkinkan dilakukan jika saja penumpang sudah memesan tiket jauh hari. Dari situ, manajemen akan melihat dan melakukan persiapan sehingga adanya penambahan armada.
Sejauh ini, hanya ada dua kapal perintis yang dioperasikan Pelni yakni KM Sabuk Nusantara 90 dan 108. Harianto mengingatkan calon penumpang bisa menggunakan layanan penjualan tiket online di sistem dan aplikasi milik Pelni.
"Jangan terlalu memaksakan kehendak apabila kapasitas kapal sudah penuh. Kemarin itu memang situasional. Membeli tiket juga jauh hari, harap menjadi perhatian kita semua. Bisa pesan tiket lewat SITOLAUT dan PELNI Mobile," ujarnya. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.