Berita NTT

15 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemprov NTT Masih Lowong

Proses itu memberi kesempatan bagi pegawai negeri yang memenuhi kualifikasi sebagaimana ditetapkan. 

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala Badan Kepegawaian Daerah NTT Yos Rasi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT membuka 'lowongan kerja atau loker' untuk mengisi 15 jabatan yang kosong. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT Yos Rasi mengatakan, pembukaan pengisian lowongan bagi pejabat tinggi pratama itu dibuka sejak tanggal 15 hingga 29 Mei 2024.

Yos Rasi menyebut, pembukaan itu terbuka untuk umum. 

"Kita berikan ruang bagi siapapun untuk berkompetisi. Itu kesempatan bagi pejabat terbaik," kata Yos Rasi, Minggu 19 Mei 2024.

Mantan Kepala Dinas Sosial NTT ini mengatakan, mekanisme seleksi terbuka ini diharapkan dapat membantu Pemprov NTT menemukan calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang memenuhi persyaratan lewat sebuah mekanisme seleksi yang terstandar guna memilih calon pejabat terbaik dari sekian banyak ASN yang ada. 

"Tentunya bukan sembarangan SDM ASN yang dibutuhkan, melainkan SDM yang memiliki kompetensi yang dipersyaratkan dalam rangka melaksanakan tugas secara lebih optimal," ujarnya. 

Yos Rasi menyebut pelaksanaan seleksi itu sudah mendapat persetujuan dari Kemendagri dan KASN.

Proses itu memberi kesempatan bagi pegawai negeri yang memenuhi kualifikasi sebagaimana ditetapkan. 

Pelaksanaan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau JPTP dengan mekanisme sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS pasal 130 ayat 2 yang menyatakan bahwa dalam hal pelaksanaan penataan Pejabat Pimpinan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak memperoleh calon pejabat pimpinan tinggi yang memiliki kompetensi sesuai, pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi atau JPT dilakukan melalui seleksi terbuka.

Adapun kompetensi, kata dia, mencakup kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosiokultural. Ia mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) bukan saja unsur aparatur negara, tetapi juga abdi masyarakat yang hidup di tengah-tengah masyarakat dan bekerja untuk kepentingan masyarakat. 

Baca juga: Pemprov NTT Dapat 9 Kali Opini WTP, DPRD: Walaupun Ada Satu Masalah

Peran ASN, akan semakin menentukan apabila yang bersangkutan dipercayakan jabatan terutama Jabatan Pimpinan Tinggi yang bertugas memimpin dan melaksanakan fungsi organisasi yang dipimpinnya sekaligus menjadi panutan bagi PNS lain yang dipimpinnya. 

Dengan tugas yang cukup banyak dan kompleks terutama dalam menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan masyarakat oleh Pemerintah, seorang Pejabat Pimpinan Tinggi dituntut memiliki kualifikasi tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku serta harus memiliki kepekaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Yos Rasi mengatakan, pendaftaran itu bisa dilakukan secara online seperti dalam link yang tertera dalam website milik BKD Provinsi NTT. Segala persyaratan bisa diperoleh dari lin yang ada, atau bisa mengakses linkhttps://ac.bkd.nttprov.go.id/selter/.

saing"Mari bersama-sama membangun NTT tercinta dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan seleksi terbuka dimaksud dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas guna mendapatkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang berkualitas, professional dan berdaya saing," katanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved