Liputan Khusus
News Analisys PMI Ilegal Ditelantarkan Hingga Meninggal, Aktivis: Ada Pembiaran
Kasus tersebut, kata dia, memang telah dilaporkan kepada pihaka kepolisian namun belum ditindaklanjuti.
Uang yang dibayarkan calo kepada petugas keamanan Pelabuhan Laut Lorens Say Maumere sebesar Rp 5 juta.
Hal itu diungkapkan Ari, salah satu calon pekerja ilegal asal Kampung Galit, Desa Hale, Kecamatan Mapitara yang dikirim ke Provinsi Kalimantan Timur.
Ari mengungkapkan, awalnya para calo tenaga kerja itu mendatangi dia dan beberapa rekannya di beberapa desa di Kabupaten Sikka dan menyampaikan mereka sedang mencari calon tenaga kerja untuk bekerja di perusahaan sawit di Kalimantan.
"Dapatlah kami ini sekitar 72 orang. Pas sampai di Pelabuhan Lorens Say mau naik kapal KM Lambelu, kami disuruh pisah-pisah atau tidak boleh kerumunan. Nanti ketahuan," ungkap Ari.
Saat sudah berada di atas KM Lambelu, YS alias Joker menelpon salah satu calon pekerja yang direkrut agar menunggu dan melarang agar jangan dulu naik ke atas kapal. Namun Ari dan teman-temannya tetap naik ke atas kapal. Bukannya mengikuti para calon pekerja yang dia rekrut naik ke atas KM Lambelu, YS malah memilih menuju Larantuka menggunakan mobil.
"Sampai di Larantuka dia (red: Joker) naik kapal dengan kami, dalam perjalanan dia kemudian cerita bahwa dia sebenarnya naik kapal di Maumere tetapi banyak orang incar-incar dia, sampai dia bayar polisi Rp 5 juta," ungkap Ari.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Sikka, AKP Susanto yang dikonfirmasi, Kamis (4/4) siang terkait laporan kasus tersebut mengatakan, pihak keluarga PMI Ilegal, Jodimus Moan Kaka, sudah membuat laporan polisi. Kasus Jodimus kini sedang ditangani penyidik Polres Sikka.
Dikatakan, Kapolres Sikka, AKBP Hardi Dinata telah membentuk tim guna melakukan penyelidikan dan saat ini tersebut tim telah menjadwalkan guna melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Terhadap pengakuan Ari seperti yang didengar dari YS, AKP Susanto mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan terkait dugaan suap yang dilakukan calo YS terhadap oknum polisi. (fan/cr8)
Ikuti news Analisys POS-KUPANG.COM di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.