Opini

Opini: Kamu Harus Memberi Mereka Makan

Proses ini disebut ketosis. Tubuh akan menggunakan lemak yang tersimpan untuk menghasilkan energi selama 24 jam tanpa makanan.

Editor: Dion DB Putra
DOK POS KUPANG
Gubernur NTT periode 1993-1998,Herman Musakabe. 

Kedua, pelaksanaan program makan siang gratis ini harus menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat lokal dengan melibatkan komisi sekolah, orang tua siswa dan komunitas sekitar seperti UMKM sebagai pelaku usaha makanan lokal.

Pada tahun 1994-1997 pernah ada prorgam pemerintah Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMTAS) yang melibatkan Ibu-ibu PKK di daerah dalam pelaksanaannya.

Ketiga, perlu transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana untuk mencegah penyalahgunaan anggaran sehingga tidak terjadi tindakan korupsi yang sudah menjadi penyakit kronis di negeri ini.

Masyarakat harus mengawal program ini mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi program agar benar-benar tepat sasaran.

Program Makan Siang Gratis ini merupakan bagian dari strategi unggulan dalam mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia guna mencapai Indonesia Emas 2045.

Program ini dibiayai dari sumber APBN yang berasal dari uang rakyat. Agar pelaksanaannya dapat efektif dan efisien diperlukan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dengan melibatkan pelaku UMKM lokal sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian di daerah.

Semoga program ini dapat berjalan dengan baik sebagai upaya pemerintah meningkatkan kualitas SDM generasi muda sebagai harapan bangsa dan negara dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Juga sebagai wujud tanggung jawab pemimpin bangsa memberi makan rakyatnya, khususnya anak-anak sekolah yang sedang menuntut ilmu. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved