Opini

Opini: Kamu Harus Memberi Mereka Makan

Proses ini disebut ketosis. Tubuh akan menggunakan lemak yang tersimpan untuk menghasilkan energi selama 24 jam tanpa makanan.

Editor: Dion DB Putra
DOK POS KUPANG
Gubernur NTT periode 1993-1998,Herman Musakabe. 

Oleh Herman Musakabe
Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 1993-1998

POS-KUPANG.COM - Judul tulisan di atas mengutip kata-kata Yesus ketika orang banyak yang besar jumlahnya mengikutiNya untuk mendengarkan ajaranNya dan memohon untuk menyembuhkan mereka dari sakit penyakit yang diderita.

Murid-murid Yesus sudah membayangkan bagaimana orang-orang yang begitu besar jumlahnya akan mengalami rasa lapar, di tempat yang sunyi, jauh dari desa-desa dan hari pun sudah menjelang malam.

Lagipula perlu biaya yang besar untuk memberi makan orang yang jumlahnya ribuan itu. Maka mereka mengusulkan agar Yesus menyuruh orang banyak itu pergi ke desa-desa untuk membeli makanan.

Tetapi Yesus berkata kepada mereka : “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” (Matius 14 : 16).

Dalam kehidupan sehari-hari orang memerlukan makan tiga kali sehari agar dapat menjalankan berbagai aktivitas dan organ-organ tubuh dapat berfungsi sehingga tetap sehat.

Rata-rata orang memerlukan makan setiap 8 jam dan siklus ini berjalan sepanjang hidup manusia. Apabila orang tidak makan dan mulai merasa lapar maka pada 8 jam pertama tubuh masih akan mencerna makanan terakhir.

Tubuh akan terus mencerna seolah-olah mendapatkan asupan makan lagi dengan menggunakan karbohidrat yang tersimpan sebagai energi. Otak pun akan menggunakan sekitar 25 persen glukosa yang berada dalam tubuh untuk otot dan sel darah merah.

Kemudian glukosa akan habis setelah delapan jam tanpa asupan makanan. Untuk menggantikannya tubuh akan menggunakan lemak dengan memecahnya dalam bentuk asam lemak untuk menghasilkan enegi.

Proses ini disebut ketosis. Tubuh akan menggunakan lemak yang tersimpan untuk menghasilkan energi selama 24 jam tanpa makanan.

Jika tubuh tidak juga mendapatkan makanan selama 24 jam maka tubuh mulai mengubah protein menjadi energi. Beberapa organ tidak bisa bekerja dengan baik meskipun menerima energi dari asam lemak maupun protein.

Sedangkan otak hanya bisa menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Akibatnya fungsi otak akan mengalami gangguan.

Beberapa dampak negatif bila seseorang mengalami kelaparan berkepanjangan antara lain sebagai berikut. Pertama, mengalami malnutrisi, efek paling nyata adalah tubuh akan mengalami
kekurangan gizi atau malnutrisi.

Selain tubuh akan menjadi kurus, juga menyebabkan gangguan kesehatan seperti anemia karena kekurangan zat besi dan masalah imunologis karena kekurangan vtamin C.

Kedua, mengalami masalah metabolisme tubuh yang tidak berfungsi dengan baik. Dan yang ketiga, tubuh akan rentan terhadap berbagai macam penyakit akibat kelaparan berkepanjangan yang melemahkan daya tahan tubuh.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved