Puncak Musim Hujan
Daftar Wilayah NTT yang Terdampak Bencana Hidrometeorologi pada Puncak Musim Hujan Pekan ini
Bencana tersebut disebabkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan.
Banjir luapan dari Sungai Benenai itu merendam rumah warga dan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Malaka Barat khususnya di Desa Sikun.
Camat Malaka Barat, Remigius Bria, menyebut hujan tanpa henti tidak pernah terjadi sebelumnya.
"Sesuai informasi yang saya peroleh, wilayah Desa Sikun dihantam banjir sekitar pukul 03.00 dini hari tadi. Oleh karenanya bisa dipastikan rumah dan lahan pertanian warga ikut terendam banjir tersebut," kata Remigius.
Pihaknya kecamatan, kata dia, sedang meminta data-data kerusakan akibat banjir tersebut untuk dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Malaka.
"Saat ini, saya masih menunggu laporan dari para kepala untuk memastikan berapa rumah dan lahan pertanian yang rusak akibat banjir tersebut," kata Remigius.
Menurut BPBD Kabupaten Malaka, banjir akibat luapan sungai Benenai menyebabkan beberapa wilayah desa di Kecamatan Malaka Barat dan Malaka Tengah terdampak.
Wilayah tersebut terdiri dari Desa Sikun, Desa Fafoe, Desa Oan Mane, dan Desa Motaain di Kecamatan Malaka Barat dan Desa Naimana, Desa Fahiluka, serta Desa Lawalu di Kecamatan Malaka Tengah.
"Sesuai pantauan kita, banjir merendam rumah dan lahan pertanian warga. Kita akan sampaikan data-data kerusakan apa saja yang terjadi di lokasi banjir tersebut," ucap Kepala BPBD Malaka, Stefanus Nahak Klau.
Adapun Kepala Desa Motaain, Ambrosius Klau menyebut lahan pertanian seluas 70 hektar serta 2 hektar tambak milik warga di wilayahnya terendam. Sebanyak 981 warga yang terdiri dari 219 keluarga menjadi korban.
Tambatan perahu di Kabupaten Sikka ambruk
Dari Kabupaten Sikka dilaporkan, tambatan perahu Oti Oa Ramba Lengge di Desa Maluriwu, Kecamatan Palue juga ambruk akibat diterjang gelombang tinggi pada Senin 11 Maret 2024.
Camat Palue, Rudolfus Riba menyebut kapal motor tidak bisa berlabuh pasca tambatan perahu ambruk.
Dia mengatakan, tidak ada lagi tempat untuk kapal motor bersandar di lokasi itu karena lantai dermaga ini jebol. Sebagian tiang penyangganya patah.
"Fatal sekali, kapal motor sudah tak ada tempat untuk sandar, tidak bisa sandar lagi,"ujarnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.