Sabtu, 25 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Sabtu 2 Maret 2024 Berjudul, Figur Bapa Yang Murah Hati

Ketika nilai raporku merah ia mendorong untuk tidak boleh patah semangat, ketika aku belajar nakal ia membalikan arah jalanku.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
RP.Jhon Lewar SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk Sabtu 2 Maret 2024 

POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik berikut ini ditulis RP. John Lewar SVD Tahun B/II: Hari Biasa Prapaskah II Hari Sabtu Imam berjudul, Figur Bapa Yang Murah Hati.

Renungan ini merujuk pada Bacaan I : Mikha 7:14-15,18-20, Mazmur 103:1-2,3-4,9-10,11-12, Lukas15:1-3.11-32

Berikut ini teks lengkap Renungan Harian Katolik yang ditulis oleh RP. John Lewar SVD hari ini.

Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.

Pengalaman terpesona. Berikut ini ada dua pengalaman rohani yang membuatku terpesona. Pertama, merayakan misa arwah memperingati setahun
meninggalnya seorang Bapa.

Pada saat homili, saya bertanya kepada puteranya yang masih remaja tentang pengalaman yang mengesankannya bersama ayahnya.

Ia berkata, “Hingga sekarang saya merasa Daddy, ayahku selalu bersamaku. Ada masa-masa yang indah ketika ia melatihku bermain guitar dan
bernyanyi bersama.

Ketika nilai raporku merah ia mendorong untuk tidak boleh patah semangat, ketika aku belajar nakal ia membalikan arah jalanku.

Daddy, ayahku selalu yang terbaik buatku”. Wah, aku terharu mendengar kesaksian seorang anak remaja yang polos dan jujur tentang ayahnya. Kedua, masih seputar misa arwah. Ada seorang anak muda berusia 20 tahun meninggal dunia.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 2 Maret 2024 Berjudul, Aku Akan Bangkit dan Pergi…

Dalam perayaan misa requiem saya meminta kesaksian dari orang tua. Ibu anak tersebut berkata: “Anak ini adalah anak Tuhan. Dialah yang membuat suami saya bertobat dan menyatu dengan Tuhan.

Dialah yang membuat kami sekeluarga tahu bersyukur kepada Tuhan. Doa keluarga menjadi sebuah kebiasaan karena dia. Karena dia anak Tuhan maka dia kembali kepadaNya. Kami pasrahkan seluruhnya kepada Tuhan sang Pencipta!”.

Bacaan Injil hari ini menampilkan tiga tokoh penting dalam satu keluarga: anak bungsu, anak sulung dan ayah mereka. Ada seorang ayah punya dua orang anak. Anak kedua meminta hak warisannya dan pergi ke tempat yang jauh.

Di negeri baru itu ia menghabiskan semua hartanya dengan hidup berfoya-foya. Setelah hartanya habis muncul kelaparan dan dia pun melarat sehingga
berebutan makanan dengan babi.

Dalam situasi terpuruk, ia teringat ayahnya yang baik hati. Ia berniat kembali kepada ayahnya meskipun diperlakukan
sebagai pekerja upahan.

Ia juga jujur mengatakan kepada ayahnya bahwa ia sudah berdosa melawan surga dan ayahnya sendiri. Ia pun kembali kepada ayahnya. Anak sulung tetap tinggal bersama ayahnya.

Ia bekerja setiap hari di kebun ayahnya. Ia makan dan minum dari kebun ayahnya sedangkan warisannya belum ia sentuh.

Oleh karena berada di zona nyaman maka ia tidak pernah merasa bahwa sedang mengalami kasih ayahnya. Ia lupa kasih ayahnya dan cemburu ketika ayahnya memperlakukan adiknya yang kembali. Ini tipe anak yang tidak tahu berterima kasih, tidak mau bertobat.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 1 Maret 2024 Berjudul, Jangan ada Benci dan Iri Hati di Antara Kita

Ayah digambarkan sebagai pribadi yang murah hati dan berbela rasa. Ketika melihat anaknya datang, dialah yang orang pertama yang melihatnya dari jauh. Hati seorang ayah yang berbelas kasih langsung ia tunjukkan dengan pergi menjemput anaknya, merangkul dan menciumnya.

Ia menyuruh para hambanya untuk menyiapkan dan memakaikan jubah terbaik untuk menandakan hidup lama dilepaskan dan mulailah hidup baru, cincin untuk mengikat kasih mereka sebagai ayah dan anak, sepatu baru untuk menandakan pertobatan yang radikal didasari sikap rendah hati.

Lembu jantan menandakan perjamuan sukacita karena metanoia yang dialami anak bungsu ini. Tiga figur dari bacaan Injil hari ini menggambarkan seluruh hidup kaum beriman. Figur anak bungsu: banyak kali kita butuh pertobatan yang radikal dengan kembali kepada Bapa.

Ada perasaan bahwa dosa itu tidak berguna, Tuhan Bapa yang berbelas kasih yang paling berguna bagi hidup kita. Kita perlu berlaku sebagai orang yang membutuhkan Tuhan.

Figur anak sulung adalah figur orang tidak tahu bersyukur. Saking nyamannya menikmati kasih Bapa, merasa diri status quo maka tidak berterima kasih atas kebaikan ayahnya.

Banyak di antara kita yang berperilaku seperti itu. Tidak tahu bersyukur dan hanya butuh Tuhan kalau ada kesulitan dalam hidup. Figur ayah yang baik hati adalah figur Tuhan yang patut diikuti semua orang.

Ayah yang baik adalah dia yang selalu bersedia untuk mengampuni dan menerima kembali anak yang sudah jatuh dalam dosa. Kitab Mikha dalam bacaan pertama menggambarkan hebatnya Allah kita sebagai bapa yang maharahim. Allah bagi Mikha adalah seorang gembala yang baik.

Gembala yang mengampuni dosa-dosa dan memaafkan pelanggaran yang dilakukan umatNya. Ia tidak murka tetapi penuh kasih setia. Allah yang kita
imani adalah Allah yang penyayang.

Ia menghapus dosa-dosa kita, melempar semua dosa ke dalam tubir-tubir laut. Hanya Dialah yang mampu melupakan kesalahan-kesalahan kita.

Contemplasi

Sabda Tuhan mengajak Kita untuk kembali kepadaNya. Jangan takut dan ragu untuk kembali kepada Yesus, walau kita telah banyak berbuat dosa dan banyak melakukan kesalahan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 1 Maret 2024 Berjudul  Kerajaan Allah Diambil dari Padamu

Yesus pasti akan menerima kita kembali dan mengampuni kesalahan-kesalahan kita. Ia menanti kita untuk berpaling kepadaNya dengan rasa sesal dan tobat.

Doa

Ya, Yesus, seringkali aku jatuh dalam dosa. Aku tidak layak menjadi pengikutMu. Kini aku datang kepadaMu, semoga Engkau menerima aku kembali dan mau mengampuni segala dosa dan perbuatan jahat yang aku lakukan selama ini. Terimakasih Tuhan atas kemurahan hatiMu...Amin.

Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Sabtu Imam. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Bapa dan Putera dan Roh
Kudus...Amin.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved