KKB Papua

Jagoan KKB Papua Dihabisi Satgas Damai Cartenz di Tower Tigamajigi, Senjata Api Keburu Dibawa Lari

Anggota KKB Papua Intan Jaya yang diketahui bernama Harisatu Nambagani, terpaksa dihabisi tim gabungan TNI Polri dalam Satgas Ops Damai Cartenz

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TERPAKSA DIHABISI – Harisatu Nambagani, salah satu anggota KKB Papua Intan Jaya, terpaksa dihabisi prajurit TNI Polri karena melakukan tindakan anarkis, yakni menyerang aparat keamanan yang sedang bertugas di Pos Keamanan Distrik Sagupa, Intan Jaya, Papua Tengah. 

Mereka juga melakukan teror ke masyarakat. Bahkan tindakan teror tersebut membuat masyarakat takut, sehingga saat ini ratusan warga di Distrik Intan Jaya terpaksa mengungsi ke pos keamanan yang ditempat prajurit TNI Polri.

Warga memilih mengungsi karena merasa ketakutan dan trauma dengan tindakan anggota KKB Papua yang tak henti-hentinya melancarkan aksi kejamnya kepada masyarakat.

Dilansir Pos-Kupang.Com dari Kompas.Com, Satgas Damai Cartenz berhasil menembak mati seorang anggota Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, bernama Harisatu Nambagani, namun mereka gagal mengambil jenazah dan senjata api yang digunakannya.

Hal itu disampaikan Kepala Ops Damai Cartenz-2024 Kombes Pol Faizal Ramadhani, melalui keterangan tertulis, Kamis 25 Januari 2024.

Dia mengatakan, telah terjadi kontak tembak antara KKB dan peronsel Satgas Damai Cartenz-2024 di pos tower Tigamajigi, Distrik Sugapa, Selasa 23 Januari 2024 sekitar pukul16.27 WIT.

“Dalam kontak tembak itu, satu anggota KKB atas nama Harisatu Nambagani tewas ditembak, namun jenazah dan senjatanya dibawa kabur oleh KKB lainnya ke arah Kampung Jalai," ujar Faizzal.

Faizal mengonfirmasi, sebelumnya aparat gabungan TNI-Polri menembak lima anggota KKB dan total sudah ada enam anggota KKB yang berhasil dilumpuhkan.

"Tertembaknya 1 anggota KKB atas nama Harisatu Nambagani itu juga turut dibenarkan oleh penanggung jawab KKB Kodap VII Intan Jaya, Obet Japugau melalui seruan Duka Nasional melalui media sosial milik KKB," terangnya.

Baca juga: Pasca Diteror KKB Papua, Warga 6 Desa di Distrik Sagupa Mengungsi ke Pos Yonif 330/TD

Baca juga: TERUNGKAP, Anggota KKB Papua Ini Gunakan Senjata Buatan Pindad untuk Serang TNI Polri

Ia pun mengimbau agar masyarakat di Sugapa tetap waspada dan jangan mudah terprovokasi oleh propaganda dari KKB dan KKP.

"Sampai saat ini situasi di Sugapa, Intan Jaya masih rawan terkendali. Saya imbau kepada masyarakat agar tetap waspada," imbau Faisal. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved