Breaking News

KKB Papua

Jagoan KKB Papua Dihabisi Satgas Damai Cartenz di Tower Tigamajigi, Senjata Api Keburu Dibawa Lari

Anggota KKB Papua Intan Jaya yang diketahui bernama Harisatu Nambagani, terpaksa dihabisi tim gabungan TNI Polri dalam Satgas Ops Damai Cartenz

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TERPAKSA DIHABISI – Harisatu Nambagani, salah satu anggota KKB Papua Intan Jaya, terpaksa dihabisi prajurit TNI Polri karena melakukan tindakan anarkis, yakni menyerang aparat keamanan yang sedang bertugas di Pos Keamanan Distrik Sagupa, Intan Jaya, Papua Tengah. 

POS-KUPANG.COM – Anggota KKB Papua Intan Jaya yang diketahui bernama Harisatu Nambagani, terpaksa dihabisi tim gabungan TNI Polri yang terhimpun dalam Satgas Ops Damai Cartenz. Tindakan itu diambil karena ia secara membabibuta menyerang pos keamanan di Distrik Sagupa.

Sang jagoan yang diandalkan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Intan Jaya melakukan penyerangan bersama anggota KKB Papua lainnya menyerang pos keamanan dari arah tower Tigamajigi di Distrik Sagupa.

Peristiwa yang terjadi pada 19 Januari 2024 itu memang mengakibatkan anggota brimob atas nama Bripda Alfiando Steve Karamoy gugur seketika. Ia terkena tembakan di bagian wajah, tepatnya mengenai rahang korban.

Meski saat itu korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun upaya menyelamatkan nyawa korban itu sia-sia adanya. Ia pun keburu menghembuskan nafas terakhirnya meski paramedis berusaha menyelamatkannya.

Mulanya, kematian Bripda Alfiando Steve Karamoy sebagai satu-satunya korban yang tewas dalam peristiwa penyerangan oleh anggota KKB Papua tersebut.

Namun setelah insiden baku tembak itu berakhir, dan aparat keamanan berusaha menyisir lokasi kejadian, ditemukan jejak kalau salah seorang anggota KKB Papua itu terkena tembakan balasan dari prajurit TNI Polri.

Belakangan terungkap bahwa salah satu anggota KKB Papua, yakni sang jagoan yang selalu diandalkan dalam setiap penyerangan, Harisatu Nambagani, terkena tembakan sehingga ia pun tewas mengenaskan.

Dalam peristiwa itu, korban tembakan tersebut keburu dibawa pergi oleh anggota KKB Papua lainnya. Alhasil jenazahnya tidak ditemukan di lokasi kejadian.

Setelah disisir di lokasi kejadian dan sekitarnya, hanya ditemukan jejak kaki anggota KKB Papua yang lari menyelamatkan diri. Mereka lari sambil membawa jenazah temannya yang tewas terkena tembakan prajurit TNI Polri.

Satgas Ops Damai Cartenz juga gagal membawa pulang senjata api yang digunakan Harisatu Nambagai dalam penyerangan pos keamanan di sekitar tower Tigamajigi, Distrik Sagupa, Kabupaten Intan Jaya.

Senjata api yang digunakan Harisatu Nambagani tersebut, kemungkinan diambil oleh teman-temannya. Hal tersebut dimaksudkan untuk digunakan lagi dalam tindakan anarkis  di daerah bergolak tersebut.

Hingga saat ini belum diketahui jenis senjata api mana digunakan oleh Harisatu Nambagani. Pasalnya, ada anggota KKB Papua yang juga menggunakan senjata api buatan dalam negeri. Senjata api tersebut diproduksi oleh PT Pindad.

Senjata api buatan PT Pindad itu diketahui digunakan oleh Yusak Sondegau, yang juga telah ditembak mati oleh prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz di Distrik Sagupa, Intan Jaya.

Untuk diketahui, akhir-akhir ini anggota KKB Papua di Intan Jaya terus melakukan tindakan anarkis, dengan menyerang aparat keamanan di pos keamanan Distrik Sagupa.

Mereka juga membakar empat rumah warga di daerah itu. Salah satu rumah yang dibakar anggota KKB Papua tersebut, adalah rumah milik salah satu anggota DPRD di Intan jaya.

Mereka juga melakukan teror ke masyarakat. Bahkan tindakan teror tersebut membuat masyarakat takut, sehingga saat ini ratusan warga di Distrik Intan Jaya terpaksa mengungsi ke pos keamanan yang ditempat prajurit TNI Polri.

Warga memilih mengungsi karena merasa ketakutan dan trauma dengan tindakan anggota KKB Papua yang tak henti-hentinya melancarkan aksi kejamnya kepada masyarakat.

Dilansir Pos-Kupang.Com dari Kompas.Com, Satgas Damai Cartenz berhasil menembak mati seorang anggota Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, bernama Harisatu Nambagani, namun mereka gagal mengambil jenazah dan senjata api yang digunakannya.

Hal itu disampaikan Kepala Ops Damai Cartenz-2024 Kombes Pol Faizal Ramadhani, melalui keterangan tertulis, Kamis 25 Januari 2024.

Dia mengatakan, telah terjadi kontak tembak antara KKB dan peronsel Satgas Damai Cartenz-2024 di pos tower Tigamajigi, Distrik Sugapa, Selasa 23 Januari 2024 sekitar pukul16.27 WIT.

“Dalam kontak tembak itu, satu anggota KKB atas nama Harisatu Nambagani tewas ditembak, namun jenazah dan senjatanya dibawa kabur oleh KKB lainnya ke arah Kampung Jalai," ujar Faizzal.

Faizal mengonfirmasi, sebelumnya aparat gabungan TNI-Polri menembak lima anggota KKB dan total sudah ada enam anggota KKB yang berhasil dilumpuhkan.

"Tertembaknya 1 anggota KKB atas nama Harisatu Nambagani itu juga turut dibenarkan oleh penanggung jawab KKB Kodap VII Intan Jaya, Obet Japugau melalui seruan Duka Nasional melalui media sosial milik KKB," terangnya.

Baca juga: Pasca Diteror KKB Papua, Warga 6 Desa di Distrik Sagupa Mengungsi ke Pos Yonif 330/TD

Baca juga: TERUNGKAP, Anggota KKB Papua Ini Gunakan Senjata Buatan Pindad untuk Serang TNI Polri

Ia pun mengimbau agar masyarakat di Sugapa tetap waspada dan jangan mudah terprovokasi oleh propaganda dari KKB dan KKP.

"Sampai saat ini situasi di Sugapa, Intan Jaya masih rawan terkendali. Saya imbau kepada masyarakat agar tetap waspada," imbau Faisal. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved