Berita Timor Tengah Utara

Dinas Peternakan Timor Tengah Utara Belanja 10 ribu Vaksin dan Alat Pendukung Vaksinasi HPR

Anggaran pembelian vaksin dan peralatan pendukung vaksinasi HPR lainnya tersebut bersumber dari biaya tak terduga (BTT) APBD II Kabupaten TTU.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
POS -KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Trimeldus Tonbesi S. Pt., M. Sc 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Utara membeli 10.000 vial vaksin HPR dan alat pendukung vaksinasi HPR. Demi menunjang kebutuhan tersebut, mereka mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 323. 347.000.

Anggaran pembelian vaksin dan peralatan pendukung vaksinasi HPR lainnya tersebut bersumber dari biaya tak terduga (BTT) APBD II Kabupaten Timor Tengah Utara.

Saat diwawancarai, Kamis 4 Januari 2024, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Utara, Trimeldus Tonbesi mengatakan, belanja vaksin HPR dan perlengkapan penunjang lainnya tersebut melibatkan pihak ketiga (kontraktor) melalui proses penunjukan langsung. Belanja dilakukan sebelum 29 Desember 2023 lalu dan sudah tiba di Kabupaten TTU.

Baca juga: Data Januari 2024, Gigitan HPR di Timor Tengah Utara Tembus 452 Kasus

"Karena kontraknya hanya satu Minggu kemarin."ucapnya.

Waktu Kontrak berlangsung sejak 22 Desember hingga 29 Desember 2023. Vaksin dan peralatan pendukung lainnya telah tiba sekitar tanggal 27 Desember 2023.

Ia menjelaskan, alokasi anggaran yang bersumber dari BTT ini, Dinas Peternakan membeli vaksin HPR sebanyak 10.000 dosis.

Item-item yang masuk dalam belanja tersebut mencakup; alkohol, peralatan seperti jaring penangkap anjing dan sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Baca juga: 9.777 HPR di Timor Tengah Utara Sudah Divaksin 

"Jadi (yang dibeli) itu alat-alat yang digunakan untuk menunjang vaksin HPR." ungkapnya.

Trimeldus juga menjelaskan, Sebanyak 9777 Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah divaksin oleh Tim dari Dinas Peternakan Kabupaten TTU. Jumlah HPR tersebut divaksin menggunakan 10.000 dosis vaksin yang dialokasikan oleh Kementerian Peternakan RI.

Dengan demikian, stok vaksin HPR tersisa 223 dosis di gudang Dinas Peternak Kabupaten TTU. Data jumlah vaksinasi HPR ini terhitung hingga akhir tahun 2023 lalu.

Hingga saat ini, lanjutnya, Tim dari Dinas Peternakan Kabupaten TTU telah memvaksinasi HPR yang tersebar di 14 kecamatan dan 72 desa. 

Sebanyak 8 tim yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi HPR ini. Dimana satu tim terdiri dari 7 sampai 9 orang.

Tim vaksinasi ini berjumlah 80an orang. Hal ini menyebabkan jumlah vaksinasi HPR meningkat drastis dalam beberapa waktu terakhir. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved