Parodi Situasi

Gempa Kredit Akhir Tahun

Entah bisa bayar lunas mulai awal tahun baru atau tidak. Yang penting tampil serba baru. Utang dulu bayar belakangan.

Penulis: Marsel Ali | Editor: Dion DB Putra
shutterstock
Ilustrasi. 

Oleh Maria Matildis Banda

POS-KUPANG.COM - Kali ini bukan gempa biasa. Bukan hanya gempa sebenarnya. Akan tetapi gempa lahir batin namanya.

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 yang mengguncang Kupang, juga gempa bumi dengan magnitudo tak terhitung di rumah salah satu dari empat sekawan.

Baca juga: Parodi Situasi: Minta Ampun, Minyak Goreng!

Ada apa? Rumah retak akibat guncangan gempa? Ataukah retak karena hal-hal lain? Oh, ternyata banyak sekali retaknya. Kredit baju dan sepatu natal, pohon natal, kue-kue natal.

Entah bisa bayar lunas mulai awal tahun baru atau tidak. Yang penting tampil serba baru. Utang dulu bayar belakangan. Pakai dulu lunas baru dipikirkan kemudian.

Belum cukup demikian, sudah utang babi satu ekor untuk pesta-pesta Tahun Baru. Kredit, bayar dua belas kali selama 2024. "Kenapa kamu selalu kredit pada Desember?" tanya Rara dengan kesal.

"Biar tampil beda pada hari raya. Kamu juga kredit. Jadi sama dengan,” Jaki menjawab enteng.

"Yang kredit saya, ada apa kamu ribut? Memangnya kamu mau bayar?" "Pung enak lai," Rara marah. "Sekarang gempa bumi, rumah kamu retak begini rupa.

Mau ambil uang dari mana? Buat pindah dan kontrak rumah sementara?" "Mana tahu kalau ada gempa begini bikin rusak saya punya rumah?" Jaki balik marah.

"Kalau mau bantu silahkan, kalau tidak mau bantu, aduh jangan begitulah kawan," Jaki berkata sambil menunduk-nunduk.

Memang gempa bumi dengan magnitudo 5,1 mengguncang Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis, sekitar pukul 01.52 WIB, sebagaimana dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melaporkan.

Konon pusat gempa di darat sekitar 15 sampai 20 km barat daya Kabupaten Kupang.

Kedalaman 32 pada koordinat 10.08 lintang selatan dan 123.78 bujur timur. Tidak heran jika gempa dirasakan juga di Kota Kupang. Getaran terasa nyata banyak rumah retak. Rumah Jaki retak parah dan harus pindah gara-gara gempa.

"Tolong bantu saya, Nona Mia! Benza!" harap Jaki. "Bantu bayar hutang," sambung Rara.

"Hutang apa?" tanya Nona Mia. "Oooh, kamu masih jadi setan kredit ya. Baju natal baru, sepatu natal baru, kue-kue natal, pohon terang natal semua kamu hutang. Mau bayar pakai apa nanti? Utang tahun lalu belum lunas, sekarang kamu sudah buat hutang baru aduh, Jaki e."

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved