Berita Kota Kupang

Ajari Anak Pertanian Sejak Dini, SDN Kuasaet Kota Kupang Wajibkan Siswa Menanam 

tidak saja mendidik anak untuk cerdas, pintar dan berintelek, tetapi sekolah juga menjadi tempat anak belajar tentang karakter.

Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/APOLONIA MATILDE DHIU
BERSIHKAN - Anak-anak dari SD  Negeri Kuasaet, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang, saat membersihkan rumput di Ruang Terbuka Hijau di sekolah tersebut yang mereka tanami tanaman umur panjang dan holtikultura. 

Oleh : Apolonia Matilde Dhiu

SUASANA  di halaman kompleks UPTD Sekolah Dasar Nageri atau SDN Kuasaet, RT 32/ RW 11, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kamis 15 Juni 2023 terlihat sepi.

Para guru dan kepala sekolah sedang rapat di salah satu ruangan. Sedangkan para siswa sedang berkumpul di salah satu ruang kelas.

Beberapa menit kemudian para siswa keluar ruangan dan diarahkan untuk berkumpul di depan ruang guru.

Setelah mendapatkan arahan dari kepala sekolah, Nono Tarsisius, dan wakil kepala sekolah, Jonathan Lena Djila, mereka diarahkan ke lokasi yang disebut Ruang Terbuka Hijau di sekolah tersebut.

Anak-anak terlihat atusias, mereka langsung menuju ke lokasi yang sudah ditanami dengan berbagai tanaman baik umur pendek maupun umur panjang.

Para siswa tersebut,  ada yang membawa air dalam botol untuk menyiram dan ada pula yang langsung menyiangi rumput yang ada di lokasi itu. Sebagian anak menggembur tanaman dan menutupinya dengan rumput kering.

Sementara anak-anak lain, mengumpulkan rumput yang sudah dicabut ke salah satu sudut di lokasi tersebut. Mereka terlihat sangat gembira, antusias dan bertanggung jawab saat menyiram dan membersihkan rumput.

Ini gambaran situasi di salah satu sekolah di pinggirian Kota Kupang, tepatnya di Kelurahan Kolhua, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam situasi dan kondisi panas panjang atau El Nino yang melanda Kota Kupang, tidak menyurutkan niat mereka untuk melestarikan lingkungan. Yang pada akhirnya membawa dampak bagi mereka sendiri, yakni udara yang jernih dan sejuk, nyaman, indah dan  asri saat belajar di sekolah.

Apresiasi diberikan kepada kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan lainnya yang dengan semangat dan sabar mendampingi para siswa untuk belajar melestarikan alam dan lingkungan sejak dini dengan menanam dan sekali menanam pohon dan tanaman holtikultura di sekolah.

Bahwa sekolah sebagai sebuah wadah pendidikan, tidak saja mendidik anak untuk cerdas, pintar dan berintelek, tetapi sekolah juga menjadi tempat anak belajar tentang karakter.

Walaupun karakter adalah bawaan sejak manusia lahir, tetapi karakter juga bisa dibentuk dengan hal-hal positif, seperti yang dilakukan oleh para guru dan di siswa di SD Kuasaet, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang.

Bahwa anak tidak saja berkutat dengan mata pelajaran wajib di sekolah, tetapi mereka juga diajarkan untuk keluar dari zona nyaman, yakni melihat ke luar, melihat dunia yang lebih luas. Bahwa, lingkungan alam sebagai sumber kehidupan harus sehat dan hijau untuk keberlangsungan hidup yang lebih baik di masa yang akan datang. Karena, jika bumi tidak dirawat sejak dini, musnalah manusia.

Saat ini, kita sudah merasakan dampak dari kerusakan alam secara global dimana, dengan adanya perubahan iklim yang ekstrim. El Nino terjadi dimana-mana dan air menjadi berkurang. Banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berdampak pada kekeringan.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved