Berita Manggarai

Aksi Mahasiswi Gadungan Saat Wisuda Unika St Paulus Ruteng, Pakai Toga dan Ajak Orangtua

Acara wisuda yang dilaksanakan Unika St Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, diwarnai aksi mahasiswi gadungan.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
WISUDA - Suasana wisuda 752 sarjana dan ahli madya di Unika St Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu 11 November 2023. 

Unika St Paulus Ruteng menggelar wisuda pada Sabtu 11 November. Momen penuh kebanggaan itu dilaksanakan untuk mengukuhkan 752 sarjana dan ahli madya. 

Kegiatan yang berlangsung meriah dan khidmat di Aula Assumpta Paroki Katedral Ruteng itu dihadiri oleh ribuan peserta dan undangan yang terdiri dari para wisudawan, orangtua, dan undangan lainnya.

Sidang Senat Luar Biasa Wisuda Sarjana yang mengusung tema “Menjadi Sarjana dan Ahli Madya Abad 21” itu dipimpin oleh Ketua Senat Unika St Paulus Ruteng, Dr. Sebastianus Menggo, M.Pd.

Sementara pengukuhan para wisudawan sendiri dilakukan oleh Rektor Unika St Paulus Ruteng, Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si dan Wakil Rektor 1, Dr. Marsel Ruben Payong, M.Pd.

Dalam sambutannya di acara wisuda, Rektor Unika St Paulus Ruteng, Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si. membuka pintu wawasan baru bagi para lulusan dengan menekankan nilai-nilai transformasi, kolaborasi, dan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi penerus yang tangguh dan beretika.

Baca juga: Sebelum Bunuh Diri di Jembatan Liliba, Mahasiswi Poltekes Pamit ke Keluarga untuk Make Up Wisuda

"Pertama, di Unika St Paulus Ruteng, kami percaya pada 'kekuatan pendidikan' untuk mengubah kehidupan, komunitas, dan masyarakat," ungkap Rektor Maksimus Regus

"Model 'twin-transformation' yang kami gagas melibatkan inisiasi perubahan kecil dalam tata kelola, bersamaan dengan mendobrak mitos 'perguruan tinggi sebagai menara gading intelektual.' Kami memandang perguruan tinggi sebagai agen pembaharuan masyarakat melalui kegiatan penelitian dan pengabdian," imbuhnya. 

Dalam dimensi kedua, Rektor menggarisbawahi upaya kampus untuk menyediakan ekosistem yang merangsang pemikiran kritis, kreativitas, dan pengembangan individu yang utuh. 

"Para lulusan, Anda telah memanfaatkan sepenuhnya semangat transformatif ini. Rasa haus akan pengetahuan dan kesediaan untuk beradaptasi telah mengubah Anda menjadi individu berprestasi seperti sekarang ini," ujar Rektor Maks dengan bangga.

Kemudian, Rektor melanjutkan dengan menyoroti kolaborasi sebagai pilar utama visi kampus Unika. Dalam dunia yang semakin terhubung, kemampuan untuk bekerja sama diakui sebagai kunci sukses.

Baca juga: Gagal Wisuda Jadi Pemicu Anggreani Kudu Lobo Mahasiswi Poltekkes Kemenkes Kupang Bunuh Diri

"Kami telah memupuk semangat kolaboratif di kalangan mahasiswa, dosen, dan staf. Melalui proyek kelompok, studi interdisipliner, dan kegiatan ekstrakurikuler, kami mengajarkan pentingnya kerja tim, empati, dan pertukaran ide," jelasnya.

Rektor Regus menegaskan upaya kampus untuk merangkul konsep Kolaborasi Pentahelix dengan pemerintah, masyarakat, dunia usaha/industri, komunitas, dan media.

"Inilah strategi-strategi terobosan dalam mempercepat transformasi kampus kami," tambahnya, merujuk pada tambahan program studi baru belakangan ini.

Terakhir, karakter menjadi kunci ketiga visi kampus Unika St Paulus Ruteng.

"Karakter adalah inti dari siapa kami di tengah kehidupan. Kami menanamkan nilai-nilai integritas, etika, dan tanggung jawab sosial pada mahasiswa dan civitas akademika kami," jelas Rektor. 

"Pendidikan di sini tidak hanya membekali Anda dengan pengetahuan tetapi juga membina karakter Anda, membentuk Anda menjadi warga global yang bertanggung jawab," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved