Siswa Sekolah Jam 5 Pagi
Pimpinan DPRD NTT Sebut Aturan Masuk Sekolah Jam 5:30 Pagi Dibuat Tanpa Landasan
Dia juga meminta perhatian pemerintah agar mengevaluasi secara menyeluruh penerapan jam masuk sekolah jam 5:30 pagi.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pimpinan DPRD NTT menilai kebijakan atau aturan siswa SMA dan SMK masuk sekolah jam 5:30 pagi merupakan aturan yang dibuat Pemprov NTT dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTT tanpa landasan yang baik.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD NTT, Aloysius Malo Ladi, Minggu 17 September 2023.
"Masuk sekolah jam 5 : 30 pagi itu namanya aturan yang dibuat dengan tanpa landasan atau pijakan yang baik. Karena itu, secara tegas kami minta supaya Pemerintah NTT kaji lagi aturan ini, sebab sangat meresahkan banyak orang," kata Alo sapaan akrab Aloysius Malo Ladi.
Ketua DPW PKB NTT ini menjelaskan, dengan diberlakukannya masuk sekolah pukul 05;30 wita oleh Dinas Dikbud NTT, maka timbul banyak keluhan dari orang tua dan wali maupun siswa sendiri.
Baca juga: Ombudsman NTT Minta Perhatian Penjabat Gubernur NTT Terkait Kebijakan Masuk Sekolah Jam 5:30 Pagi
"Siswa dan orang tua wali merasa tidak nyaman dengan aturan ini. Bagi kami DPRD NTT, apa urgensinya siswa masuk pagi atau subuh seperti itu. Saya kira perlu dikaji secara baik karena yang perlu dibenahi adalah sistem belajar mengajar di sekolah bukan jam masuk," tegas Alo.
Dia juga meminta perhatian pemerintah agar mengevaluasi secara menyeluruh penerapan jam masuk sekolah jam 5:30 pagi.
"Saya pikir kita harus evaluasi kembali kebijakan yang dibuat pemerintah dalam kaitan pemberlakuan jam masuk sekolah bagi sejumlah SMA dan SMK di Kota Kupang," katanya.
Dikatakan, dalam masa Masa Persidangan ke-I Tahun Sidang 2023-2024, Fraksi PKB DPRD NTT akan menyampaikan persoalan tersebut dalam sidang paripurna DPRD NTT.
Baca juga: Komnas HAM ke NTT Dalami Polemik Masuk Sekolah Pukul 05.30 Pagi
Alo mengharapkan, Penjabat Gubernur NTT bisa melihat dan mengkaji soal kebijakan sekolah masuk jam 5:30 wita.
Sementara itu, Anggota DPRD NTT Jan Windy mengatakan, aturan masuk sekolah jam 5:30 pai menjadi salah satu item yang akan dikemukakan oleh Fraksi Partai Gerindra DPRD NTT dalam pemandangan umum fraksi. "Kami Fraksi Partai Gerindra DPRD NTT sementara menyusun padangan umum fraksi dan salah satu hal yang kami soroti yakni aturan masuk sekolah jam 5:30 pagi," kata Jan.
Sebelumnya, Ombudsman RI Perwakilan NTT meminta perhatian Penjabat Gubernur NTT Ayodhia GL Kalake terkait kebijakan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTT soal sekolah masuk pukul 05:30 wita.
Baca juga: Anggota DPR RI Soal Kebijakan Siswa Sekolah Jam 5 Pagi: Aneh dan Tidak Nyambung
"Hemat kami, bahwa itu merupakan kebijakan lisan dari Kepala Dinas Dikbud NTT ke SMA dan SMK jadi tidak wajib diterapkan atau diikuti. Tapi kalau sampai saat ini masih ada sekolah yang masuk jam 5:30 pagi, maka kami minta pak Penjabat Gubernur NTT agar menegur Kadis Dikbud NTT," ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton, S.H, Selasa 12 September 2023.
Menurut Darius, dengan adanya kebijakan itu, sudah ada beberapa kajian bahkan evaluasi bahwa kebijakan itu merugikan hak anak sehingga tidak perlu dilanjutkan atau diterapkan lagi.
"Seluruh dunia menertawakan kebijakan yang aneh itu," katanya. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.