Irma Hutabarat Mengaku Salah dan Minta Maaf Klarifikasi kepada Hendrikus Ara Warga NTT

Irma Hutabarat youtuber dan aktifis akhirnya mengklarifiksi dan meminta maaf kepada Hendrikus Ara,SH, MH warga NTT yang fotonya ditayangkan di video

|
POS KUPANG/NOVEMY LEO
Screenhot Irma Hutabarat dalam video klarifikasi yang dibuat menyusul protes dari Hendrikus Ara yang fotonya ditampilan dalama video Irma Hurabarat 

POS KUPAG.COM, KUPANG - Irma Hutabarat youtuber dan aktifis akhirnya mengklarifiksi dan meminta maaf kepada Hendrikus Ara,SH, MH warga NTT yang fotonya ditayangkan dalam video Irma beberapa waktu lalu.

Permintaan maaf itu dilakukan Irma Hutabart melalui video dari kanal youtubenya sendiri dengan link https://www.youtube.com/watch?v=bzcGIETusKA atas nama, Irma Hutabarat - HORAS INANG, Minggu (13/8).

Dalam video klarifikasi dan permohonaan maaf Irma Hutabarat dengan duras 4.46 menit itu, Irma Hutabarat menyampaikan klarifikasi dan permohonan maafnya kepada Hendrikus Ara.

Hal ini menyusul Ultimatum Hendrikus Ara, Jumat (11/8) yang mengultimatum Irma Hutabarat untuk segera menghapus fotonya dlama video youtube yang diunggah Irma Hutabarat.

Hendrikus menegaskan, jika dalam waktu 2x24 jam Irma Hutabarat tidak menghapus foto dan meminta maaf kepadanya, maka Hendrikus Ara akan melaporkan Irma Hutabarat ke Polisi dalma kasus pencemaran nama baik.   

Pantauan Pos Kupang, dalam video klarifikasi Irma Hutabarat yang berujudul Klarifikasi Foto Hendrikus Ara Bukan Yohanes Priyatna itu, Irma menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi.

Dalam video itu Irma Hutabarat mengawalinya dengan, selamat hari minggu.

"Hari minggu ini kita banyak mendapatkan berkah dan juga inang ingin mengadakan klarifikasi bahwa dalam video sebelumya tentang Hakim Agung dari Mahkamah Agung yang menjatuhkan hukuman seumur hiduo mendiskon besar-besaran dari hukuamn PC, Kuat Ma'ruf dan juga Rizky Rizal rizal itu mendapatkan viewers yang laur biasa banyaknya," kata Irma Hutabarat.

Screenhot video klarifikasi Irma Hutabarat yang dibuat menyusul protes dari Hendrikus Ara yang fotonya ditampilan dalama video Irma Hurabarat
Screenhot video klarifikasi Irma Hutabarat yang dibuat menyusul protes dari Hendrikus Ara yang fotonya ditampilan dalama video Irma Hurabarat (POS KUPANG/NOVEMY LEO)

Namun di dalam video atau youtube tersebut, kata Irma Hutabarat, ada human error atau kesalahan dalaa memasang foto yang tidak ada niat jahat disana.

"Foto itu tayang karena Gibran sebagai videografer mengambil dari google ternyata foto dari hakim yang mendiskon hukuman Sambo dkk. Hakim Yohanes Priyana itu, tertukar 01.17. dengan foto seorang rekan dari NTT yaitu Bapak Hendrikus Ara," kata Irma Hutabarat yang kembali menayangkan foto YOhanes Priyatna Hendrikus Ara pada menit ke 01.17 dan menit ke 01.26.

Screenhot Irma Hutabarat dalam video klarifikasi yang dibuat menyusul protes dari Hendrikus Ara, warga NTT, yang fotonya ditampilan dalama video Irma Hurabarat
Screenhot Irma Hutabarat dalam video klarifikasi yang dibuat menyusul protes dari Hendrikus Ara, warga NTT, yang fotonya ditampilan dalama video Irma Hurabarat (POS KUPANG/NOVEMY LEO)

Irma Hutabarat menambahkan, kesalahpahaman ini mebuat Hendrikus Ara menjadi sedikit repot lalu akhirnya Gibran sebagai videografer yang melakukan kesalahan yang tidak disengaja itu menulis surat untuk permintaan maaf. "Dan saya juga bertelepon dengan beliau (Hendrikus Ara) lalu juga kesalahapahaman ini bisa diselesaikan dengan klarifikasi. Karena memang di dalam podcast atau jurnalisme itu ada unsur yang sangat penting yakni kehati-hatian.

Karena itu, demikian Irma Hutabarat, dia memohon maaf atas kesalahan dalam youtubenya tersebut. "Dengan ini saya mohon maaf atas kesalahan yang tidak disengaja tersebbut dan kami akan tampilkan jadi yang namanya Pak Hendrikus Ara adalah sebagai berikut yang beliau bukan Haim Agung yang bernama Yohanes Priyanta," jelas Irma

Hutabarat yang lagi-lagi menanyangkan foto Hendrikus Ara dan Yohanes Priyatna pada menit ke 02.10 dan 02.16.
Irma mengatakan, foto yang tertukar itu semoga bisa dipahami sebagai sebuah kesalahan yang tidak disengaja dan Gibran sudah minta maaf. Saya juga sudah memohonon maaf dan klarfikasi. Video ini, kata Irma Hutabarat, dibuat agar supaya Henrikus Ara tidak repot lagi ditelepon oleh kerabat, saudara dan juga media.

"Dan juga untuk teman-teman netizen kesayangan Inang semua dan juga media, bahwa kami adalah Manusia yang bisa melakukan kesalahan. Tapi kami ingin memperbaiki kesalahan itu dan semoga di masa yang akan datang kita akan lebih baik lagi," kata Irma Hutabarat.

Irma Hutabarat menilai kejadian ini punya sisi positif, dimana dia akhirnya bisa mendapatkan teman baru dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved