Jual Beli Ginjal ke Kamboja

Polisi Sebut 122 Orang Indonesia Dikirim ke Kamboja untuk Menjual Ginjal

Polisi menyelidiki perdagangan organ manusia yang melibatkan polisi dan petugas imigrasi yang membantu pedagang mengirim 122 Indonesia ke Kamboja.

|
Editor: Agustinus Sape
AP via abcnews.go.com
Polisi Indonesia mengawal tersangka dan menunjukkan barang bukti selama konferensi pers di Mapolda Metro Jaya di Jakarta, Indonesia, Kamis, 20 Juli 2023. Polisi Indonesia sedang menyelidiki perdagangan ilegal organ manusia yang melibatkan polisi dan petugas imigrasi yang dituduh membantu pedagang mengirim 122 orang Indonesia ke rumah sakit di Kamboja untuk menjual ginjal mereka, kata polisi. 

WHO memperkirakan pada tahun 2008 bahwa 5 persen dari semua transplantasi yang dilakukan di seluruh dunia adalah ilegal, dan ginjal donor hidup adalah bentuk perdagangan organ yang paling sering dilaporkan.

Selain perdagangan ilegal organ manusia, kejahatan dunia maya, perdagangan manusia, dan penyalahgunaan tenaga kerja masih banyak terjadi di Asia Tenggara.

Baca juga: Polisi Bongkar 9 Gudang Produksi Oli Palsu di Jawa Timur, Sindikat Pemalsu Punya Laboratorium

Baru-baru ini, pihak berwenang di Filipina melakukan penggerebekan besar bulan lalu dan menyelamatkan lebih dari 2.700 pekerja dari China, Filipina, Vietnam, Indonesia, dan lebih dari selusin negara lain yang diduga ditipu untuk bekerja di situs game online penipuan dan kelompok kejahatan dunia maya lainnya.

Para pemimpin Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam pertemuan puncak di Labuan Bajo Indonesia pada bulan Mei sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam pengelolaan perbatasan, penyelidikan, penegakan hukum dan penuntutan, serta pemulangan korban.

Mereka juga mendesak agar upaya pencegahan nasional ditingkatkan, termasuk kampanye kesadaran publik yang lebih baik dan peningkatan penggunaan teknologi canggih.

(abcnews.go.com/ap)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved