Berita NTT
IKABI NTT dan IDI NTT Gelar Seminar Penanganan Kasus-kasus Gawat Darurat di Faskes Primer
Selain itu, kata dr.Alders, pada malam hari pertama dilanjutkan dengan galla diner bersama semua dokter bedah seluruh NTT untuk membina keakraban.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
"Kita tahu bahwa NTT ini adalah Provinsi Kepulauan yang terdiri dari 22 Kabupaten/Kota. Dimana 80 persen masyarakatnya berada di Pedesaan. Tentunya dalam kondisi gawat darurat ini akan semakin komplek penanganannya karena dihadapkan dengan situasi Daerah terpencil dengan keterbatasan fasilitas kesehatan, keterbatasan tenaga kesehatan (Nakes), kondisi geografis yang tidak memungkinkan proses rujukan, itu menambah konteksitas dari penambah darurat," tuturnya.
dr. Stef Soka mengaku bersyukur dengan digelarnya seminar tersebut. Dimana, IDI juga diberikan kesempatan untuk membawa materi tentang moral dan etika khususnya penanganan kasus gawat darurat di Desa terpencil.
"Ini penting untuk memberikan dorongan, kenyamanan, keamanan bagi teman-teman sejawat khususnya di Daerah terpencil dalam menangani kasus-kasus gawat darurat khususnya di Daerah terpencil. Saya yakin bahwa dengan pergantian kepengurusan yang baru ini diharapkan persatuan ahli bedah Indonesia di Wilayah NTT bisa lebih dinamis, ke depannya lebih maju untuk membantu proses pelayanan masyarakat khususnya di bidang bedah," tutupnya. (cr20)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.