Berita NTT

HUT Ke-72 IBI, Pengurus Daerah IBI NTT Kampanyekan Kesehatan "Selamatkan Ibu dan Anak"

Adapun tema kegiatan tersebut yakni Satukan langkah dalam transformasi kesehatan untuk penguatan pelayanan kebidanan berbasis bukti

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
IBI NTT Pose bersama dalam kegiatan jalan sehat di Depan Kantor Gubernur NTT, Sabtu 17 Juni 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.CO, KUPANG - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-72 Ikatan Bidan Indonesia atau IBI, pengurus daerah IBI Provinsi NTT mengkampanyekan kesehatan selamatkan ibu dan anak dalam kegiatan jalan sehat.

Adapun tema kegiatan tersebut yakni Satukan langkah dalam transformasi kesehatan untuk penguatan pelayanan kebidanan berbasis bukti. Selain jalan sehat, dalam kegiatan ini juga terdapat pula pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum dan skrining penyakit tidak menular (PTM) yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur NTT, Sabtu 17 Juni 2023.

Damita Palalangan, A.Md, Keb, SKM, M, Hum selaku Ketua Pengurus Daerah IBI NTT mengatakan, dalam memasukiusia IBI yang ke-72, terdapat banyak kegiatan-kegiatan positif yang sudah dan akan digelar IBI NTT.

Baca juga: Frans Aba Deklarasi Diri Cagub NTT 

"Untuk rangkaian kegiatan HUT IBI Ke-72 ini, Sebelumnya kita menggelar donor darah, kegiatan imunisasi masal, pelayanan KB gratis untuk peserta BPJS maupun non BPJS, jalan sehat seperti saat ini yang sedang dilakukan dan nantinya juga akan ada webinar internasional yang menghadirkan pembicara dari Australia dan Ketua IBI Pusat. Acara puncaknya tanggal 24 Juni mendatang," tutur Damita Palalangan.

Damita Palalangan menyebutkan,total anggota IBI NTT saat ini terdapat 10 ribu orang lebih yang tersebar di 22 Kabupaten/Kota di NTT.

"Dengan jumlah yang lumayan banyak, Kita harapkan para akan terus melakukan konsolidasi, sehingga organisasi profesi kita harus bersatu, kuat dan akan semakin maju. Tetapi ingat, harus menjaga marwah nama baik profesi dengan bekerja sesuai standar memberikan pelayanan yang terbaik," ujarnya. Damita Palalangan meningatkan agar para bidan agar lebih meningkatkan pengetahuan dan kompetend dalam menghadapi tantangan.

Baca juga: Hadiri Pesta Kesenian Bali, Megawati Singgung Tenun Ikat NTT

"Untuk para Bidan, perlu diingat bahwa, sekarang kita menghadapi tantangan yang luar biasa. Ada Undang-undang, regulasi yang menuntut kita harus sesuai dengan kompetensi, baik dari segi pendidikan, skill dan pengetahuan terutama attitude. Karena itu kita harus meningkatkan pengetahuan, mengikuti perkembangan regulasi yang ada," tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk para calon bidan belajar lebih giat agar menjadi bidan professional.

"Sekarang kita mendukung program pemerintah dalam upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi dan menurunkan prevelansistunting. Karena bidan salah satu yang sangat berperan dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, unggul dan generasi yang produktif, Sesuai dengan visi NTT yaitu NTT Bangkit, NTT Sejahtera," ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan ini Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh menuturkan dalam HUTIBI, tentunya diharapkan para bidan bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada ibu dan anak.

Baca juga: Politani Negeri Kupang, Perguruan Tinggi Negeri di NTT dengan SPP Termurah

"Perempuan masih menjadi yang terhebat, menjadi yag terbaik karena memiliki jiwa-jiwa multitasking. Dimana, mereka bisa sambil angkat telepon, kasih makan anak, perintah kiri dan perintah kanan semua bisa dilakukan dalam satu waktu. Memang bidan paling tepat untuk membuat ibu dan anak bisa diuruskan dengan baik, terselamatkan ketika melahirkan," tuturnya.

George Hadjoh berharap, Pemerintah Kota Kupang akan menjalin kerja sama dengan IBI Kupang, sehingga bisa lebih meningkatkan kompetensi para bidan.

"Kita berharap nanti mungkin Kota Kupang bisa menjalin kerja sama sehingga ada peningkatan kompetensi bagi profesi bidan. Apalagi calon bidan yang muda-muda bisa sekolah dan menyiapkan diri dengan baik. Terima kasih banyak sudah menjadi motor penggerak untuk kesehatan ibu dan anak di Kota Kupang," ungkapnya.

Anastasya Yenni Mantolas selaku koordinator kegiatan tersebut mengatakan adapun yang menjadi panitia penyelenggara kegiatan yaitu pihak RSUD W.Z. Johannes Kupang.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved