Paskah 2023

Paskah 2023, Rayakan Tri Hari Suci, Umat Katolik Kalabahi Alor Diminta Ingat Tiga Hal Penting

Tidak ada kasih yang lebih besar, dari pada kasih seorang yang memberikan dirinya untuk orang lain. Kasih sungguh nyata di dalam hidup kita

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ELSE NAGO
TRI HARI SUCI  - Pastor Paroki Yesus Gembala yang Baik Kalabahi Alor, Romo Simon Tamelab saat merayakan misa Kamis Putih sebagai pembukaan pekan suci menuju perayaan Paskah. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Umat Katolik di seluruh dunia merayakan Tri Hari Suci sebagai rangkaian penting sebelum menuju kebangkitan Tuhan Yesus. 

Merayakan momen peting ini, Romo Simon Tamelab, Pr selaku Pastor Paroki Yesus Gembala yang Baik Kalabahi, Kabupaten Alor berpesan 3 hal penting yang harus diingat dan dilaksanakan oleh umat Katolik.

"Hari ini kita bersyukur karena waktu istimewa telah Tuhan siapkan untuk kita, sehingga kita bisa merayakan pekan suci, Tri Hari Suci menuju kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus," ujarnya.

Baca juga: Paskah 2023, Prosesi Jalan Salib VIII Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang, Ini Kesan Para Tokoh Drama 

Menurutnya, ada tiga poin penting yang ingin disampaikan kepada umat melalui perayaan Tri Hari Suci.

"Pertama kita harus saling memperhatikan dan melayani satu dengan yang lain. Pelayanan harus melengkapi. Untuk bisa melayani dengan baik harus ada rasa kasih sayang, cinta, dan semangat untuk mengabdi," katanya, Kamis 6 April 2023.

Umat harus memiliki sikap murah hati dan peduli dengan sesama.

"Hal kedua kita harus memiliki sikap berbagi, bermurah hati, dan peduli dengan sesama. Yesus memberi dirinya secara utuh untuk keselamatan kita, maka kita pun harus memberi diri untuk orang lain karena sesama adalah juga sebagian dari diri kita," jelasnya.

Pesan terakhir, kita harus menyatakan kasih dan hidup dalam kasih. Cinta kasih memenangkan segalanya.

Baca juga: Paskah 2023, Ritual Soet Oe dan Taniu Uis Neno dalam Tradisi Prosesi Kure di Timor Tengah Utara 

"Tidak ada kasih yang lebih besar, dari pada kasih seorang yang memberikan dirinya untuk orang lain. Kasih sungguh nyata di dalam hidup kita. Kita belajar dari Tuhan Yesus yang mengasihi kita bahkan mengasihi musuh-musuhnya," ucapnya.

Romo Simon Tamelab juga mengigatkan kembali kepada umat akan nilai-nilai kasih menurut St. Paulus. Kasih itu sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak sombong, tidak cari keuntungan diri, tidak menyimpan kesalahan orang, dan kasih tidak berkesudahan.

Dirinya berharap, umat dapat menjadi pelaku kasih dan juga tiga hal penting ini. Bukan hanya diingat, dan dibicarakan, tetapi juga harus mengamalkan dalam tindakan sehari-hari. (cr19).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved