Berita Sumba Barat Daya

Wabup Sumba Barat Daya Ajukan Permohonan Bantuan Vaksin Covid-19 ke Pemerintah Pusat

Mengajukan permohonan bantuan vaksin kepada pemerintah pusat melalui Pemprov NTT sehingga berharap secepatnya mendapatkan bantuan vaksin tersebut.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka menghadiri acara vaksinasi di Kampung Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Sumba Barat Daya, Minggu 12 Maret 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IPem mengatakan pihaknya siap mengajukan permohonan bantuan vaksin covid-19 kepada pemerintah pusat  melalui Pemprov NTT

Saat ini stok vaksin Covid-19 kosong sehingga belum bisa melayani masyarakat. Karenanya sesegera mungkin mengajukan permohonan bantuan vaksin kepada pemerintah pusat melalui Pemprov NTT sehingga berharap secepatnya mendapatkan bantuan vaksin tersebut. Dengan demikian, pelayanan kegiatan vaksinasi Covid-19, kembali berlangsung.

Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S IPem menyampaikan hal itu dalam sambutannya ketika membuka kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan Pemerintah Sumba Barat Daya dalam hal ini oleh Puskesmas Walla Ndimu yang difasilitasi program kemitraan Australia Indonesia dibidang ketahanan kesehatan (AIHSP) bekerjasama dengan Save the Children Indonesia dan CIS Timor di Kampung Ratengaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Sumba Barat Daya, Minggu 12 Maret 2023.

Baca juga: Kepala Puskesmas Walla Ndimu Sumba Barat Daya Sebut Masih 5000an Warga Belum Vaksin Covid-19

Menurutnya, capaian vaksinasi Covid-19 di Sumba Barat Daya masih tergolong rendah untuk pelayanan suntikan 3 dan 4. Dan saat ini stok vaksin Covid-19 kosong  sehingga pihaknya segera mengajukan permohonan bantuan vaksin Covid-19 kepada pemerintah pusat agar secepatnya turun dan pelayanan kembali berlangsung.

Ia menyebutkan kendala rendahnya capaian vaksinasi di daerah ini bukan karena  semata-mata stok vaksin Covid-19 terbatas atau kosong.

Namun juga karena rendahnya kesadaran masyarakat sendiri datang untuk mengikuti vaksin. Dan pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi mensyaratkan setiap warga yang mendapatkan bantuan pemerintah dalam bentuk apapun wajib menunjukan kartu vaksin.

Baginya ini adalah salah satu solusi mendorong masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved