Berita Sumba Barat Daya

Sekda Sumba Barat Daya, Pemerintah  Gagalkan 3000 TKI Ilegal

pihaknya pernah menutup perusahaan yang diduga secara ilegal melakukan perekrutan TKI  secara diam-diam di wilayah ini.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
SEKDA - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Fransiskus Adi Lalo S.Sos saat menjadi nara sumber kegiatan workshop pencegahan dan penanganan  perdagangan orang yang diselenggarakan Vivat Indonesia dan Yayasan Donders Waitabula di Sekretariat Donders Waitabula, Sumba Barat Daya, Kamis 9 Maret 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Fransiskus Adi Lalo, S.Sos mengatakan selama ini pemerintah telah menggagalkan pemberangkatan  3000 TKI ilegal keluar Sumba Barat Daya.

Hal itu menunjukan komitmen dan kepedulian pemerintah daerah ini untuk mencegah pemberangkatan TKI secara ilegal ke beberapa negara tujuan seperti Hongkong, Malaysia, Singapura dan lain-lain.

Karena itu,  ia menyarankan TKI yang hendak berangkat menggunakan jalur resmi sehingga terjamin keselamatan dan kepastian kerja.

Baca juga: Begini Kondisi Kawasan Wisata Watukanggorok Sumba Barat Daya

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Fransiskus Adi Lalo S.Sos  menyampaikan hal itu ketika tampil sebagai salah satu nara sumber pada kegiatan workshop pencegahan dan penanganan  perdagangan orang yang diselenggarakan Vivat Indonesia dan Yayasan Donders Waitabula di Sekretariat Donders Waitabula, Sumba Barat Daya, Kamis 9 Maret 2023.

Menurutnya, saat ini, pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya telah membangun BLT di keruni di Kecamatan Loura dalam rangka untuk melatih para calon TKI agar memiliki ketrampilan sebelum berangkat menuju negara tujuan.

Namun sayang, masih ada sebagian TKI berangkat tanpa melalui jalur resmi. Padahal banyak perusahaan resmi beroperasi di wilayah ini. Bahkan pihaknya pernah menutup perusahaan yang diduga secara ilegal melakukan perekrutan TKI  secara diam-diam di wilayah ini.

Baca juga: Sampah Masih Menumpuk di BTN dan Pasar Baru Tambolaka, Sumba Barat Daya

Untuk itu, ia menghimbau masyarakat Sumba Barat Daya umumnya dan para calon TKI pada khususnya agar  menggunakan jalur resmi bila ingin bekerja di luar negeri. Hal itu demi kebaikan dan keselamatan pekerja itu sendiri.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved