Berita Kabupaten Kupang

Kepala Sekolah SMAN 1 Takari Kabupaten Kupang Tegaskan Siswa yang Dipulangkan Ikut Ujian Susulan

bencana alam sementara di sisi lain guru-guru juga punya hak harus dibayarkan yang sudah 3 bulan ini mereka belum terima

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
PAPAN - Papan nama sekolah SMAN 1 Takari Kabupaten Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Siswa SMAN 1 Takari yang dipulangkan lantaran belum melunasi tunggakan uang Komite masih bisa mengikuti ujian susulan.

Demikian penegasan Kepala Sekolah SMAN 1 Takari Dr. Adriana A. Tahun, Jumat 10 Maret 2023 saat dihubungi via telepon menanggapi keluhan orang tua siswa yang anaknya dipulangkan.

Kata Kasek yang baru 1 tahun bertugas disana menerangkan peruntukan uang komite itu hanya untuk membayar guru-guru, pagawai, dan penjaga sekolah.

Baca juga: Forum Guru Honorer Kabupaten Kupang Ajukan Petisi Ke Bupati, Desak Segera Buka Formasi PPPK

"Kita juga pahami kondisi anak-anak dan orang tua disana, kami ini juga berada di dua sisi memikirkan anak-anak yang orang tuanya kesulitan karena bencana alam sementara di sisi lain guru-guru juga punya hak harus dibayarkan yang sudah 3 bulan ini mereka belum terima," terangnya.

Kebijakan yang mereka buat dengan memulangkan siswa tersebut sudah disepakati bersama dalam rapat orang tua siswa dan sudah berjalan selama satu tahun sejak dirinya mulai bertugas disana.

Dia menambahkan kebijakan yang telah bersama-sama mereka sepakati itu dijalankan dan siswa dipulangkan sementara hanya untuk memberitahukan orang tua agar segera melunasi dana komite itu.

Tahun ini masih agak lunak kebijakan bersama tersebut sebab tahun lalu bahkan mereka memulangkan siswa disertai dengan mengeluarkan surat peringatan.

"Tadi mereka sudah ikut ujian susulan, anak-anak yang dipulangkan itu tetap ikut ujian susulan bukan tidak ikut sama sekali, walaupun kami sudah pelajaran seperti biasa mereka yang belum ujian bisa tetap lakukan ujian susulan," ujarnya.

Baca juga: Warga Temukan Fransisko Monteiro Tewas Usai Terjatuh dari Pohon Lontar di Oebelo Kabupaten Kupang

Dijelaskan uang komite itu sebesar 50 ribu setiap bulan dan sesuai kesepakatan bersama dalam rapat diminta untuk membayar 3 bulan pertama ini terlebih dahulu dengan tujuan hanya membayar honor guru dan tenaga dari dana komite itu.

Sebelumnya orang tua siswa dari Desa Noelmina yang menerima dampak bencana alam mengeluhkan kesulitan membayar dana komite karena lahan pertanian mereka rusak berat.

Mereka kesulitan mencari uang katena satu-satunya mata oencaharian.mereka sudah dirusak bencana alam banjir dan longsor.

Untuk itu mereka meminta keringanan karena yang dikedepankan adalah pendidikan bagi anak-anak.(ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved