Berita Sumba Barat Daya

Rusak Lokasi Wisata, Camat Loura Larang Warga Tambang Pasir di Pantai Mananga Aba

Camat Loura Yengo Tada Kawi, S.Pd secara tegas melarang masyarakat mengambil pasir di Pantai Mananga Aba Desa Keruni Kecamatan Laura Sumba Barat Daya

Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
zoom-inlihat foto Rusak Lokasi Wisata, Camat Loura Larang Warga Tambang Pasir di Pantai Mananga Aba
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
para kepala desa dan staf bersama Camat Loura, SBD, Yengo Tada Kawi, S.Pd dan jajarannya melakukan pemagaran keliling diatas lahan pemda seluas 24 ha.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Camat Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Yengo Tada Kawi, S.Pd dengan tegas melarang masyarakat mengambil pasir di Pantai Mananga Aba, Desa Keruni, Kecamatan Loura, Sumba Barat Daya.

Pantai Mananga Aba adalah satu lokasi wisata andalan Sumba Barat Daya.

Saat ini kondisi Pantai Mananga Aba mengalami kerusakan  parah  akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab melakukan penambangan pasir secara ilegal di sepanjang Pantai Mananga Aba. Akibatnya terjadi abrasi menyebabkan sejumlah pohon dipinggir pantai Mananga Aba tumbang.

Baca juga: Cegah Abrasi Pantai, Bupati dan Wakil Bupati SBD Tanam Anakan Pohon di Pantai Mananga Aba

Camat Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Yengo Tada Kawi, S.Pd menyampaikan hal itu di Tambolaka, Sumba Barat Daya, Kamis 2 Maret 2023 sore.

Menurutnya pemerintah harus mengambil tindakan tegas untuk menertibkan para penambang liar yang merusak pantai Mananga Aba. Karena itu selaku kepala pemerintahan Kecamatan Loura, Sumba Barat Daya dengan tegas menutup pintu masuk termasuk jalur ikut menuju Pantai Mananga Aba. Hal itu untuk mencegah oknum yang tidak bertanggungjawab terus melakukan penambangan pasir secara ilegal di wilayah itu.

Baca juga: Kodim 1629 Sumba Barat Daya Rehabilitasi Dua Unit Rumah Warga Miskin di Watukawula

Ia menambahkan beberapa waktu lalu bersama tim terpadu tingkat Kecamatan Loura melakukan operaso penertiban pasir secara ilegal disepanjang Pantai Mananga Aba. Bahkan dengan menggunakan alat berat menutup akses menuju Pantai itu.

Diakui, saat ini kegiatan penambangan pasir oleh oknum yang tidak bertanggungjawab
di Pantai Mananga Aba mulai berkurang. Namun tidak tertutup kemungkinan hal itu kembali terjadi.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah   penambangan pasir ilegal kembali terjadi di Pantai Mananga Aba. Dengan demikian Pantai Mananga Aba, tetap eksis ke depan sebagai lokasi favorit tujuan para wisatawan. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved