Berita NTT

Pemerintah Harus Serius Kolaborasi dengan Pengusaha Sambut Free Trade Zone 

terciptanya 30-40 pabrik di NTT maka tercipta pula lapangan pekerjaan yang banyak. Di mana akan berdampat untuk kemajuan perekonomian

Editor: Rosalina Woso
HO/MUHAMAD IKHSAN DARWIS
Ketua Umum BPD HIPMI NTT, Muhammad Ikhsan Darwis. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Untuk menyambut Free Trade Zone (FTZ) pemerintah harus serius berkolaborasi dengan pengusaha.

Gubernur VBL menyampaikan hal baik terkait Free Trade Zone antara NTT dan Timor Leste setelah ada pertemuan antara Presiden RI Joko Widodo bersama Perdana Menteri Timor-Leste di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan ini, salah satu yang dibahas adalah zona ekonomi ekslusif atau free trade zone di kawasan perbatasan NTT (Indonesia) - Timor Leste.

Baca juga: Ketua Sinode GMIT Minta Pemprov NTT Kaji Ulang Kebijakan Siswa Sekolah Jam 5 Pagi

Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur atau HIPMI NTT pemerintah harus serius dan juga berkolaborasi bersama dengan para pengusaha atau investor untuk mewujudkan FTZ antara Indonesia khususnya NTT - Timor Leste.

Hal ini disampaikan Ketua Umum HIPMI NTT, Muhammad Ikhsan Darwis pada Selasar, 28 Februari 2023.

Ia menjelaskan dengan akan terciptanya 30-40 pabrik di NTT maka tercipta pula lapangan pekerjaan yang banyak. Di mana akan berdampat untuk kemajuan perekonomian di NTT.

"Pemerintah harus meberikan kemudahan2 dalam terwujudnya investasi di NTT,"ujarnya.

Baca juga: DPRD NTT Minta Pemprov NTT Kaji Ulang Kebijakan Sekolah Jam 5 Pagi Sebelum Terjadi Kegaduhan

Kemudian menyiapkan infrastruktur yang memadai seperti jalan lintas antarnegara harus diperlebar. Jika bisa dilakukan penambahan akses jalan dari Kota Kupang  menuju Wini.

Selain infrastruktur yang perlu dan harus disiapkan pemerintah adalah perbanyak pelatihan-pelatihan ataupun sosialisasi tentang perizinan maupun persyaratan mengenai perdagangan bebas antarnegara ke masyarakat dan para pengusaha muda sehingga mereka bisa berperan aktif dalam kemajuan perekonomian di NTT.(dhe)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved