Berita Sumba Barat Daya

Hari Ini, Pemkab Sumba Barat Daya Gelar Pasar Murah

bisa memanfaatkan makanan lokal  untuk mengurangi pengeluaran membeli beras pada musim krisis seperti sekarang ini.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
OPERASI PASAR- Kabag Ekonomi Setda SBD, Misnawati L.Sapan didampingi Penjabat Kades Kalena Wanno, Damiana Dada Gole saat menyerahkan beras dalam kegiatan operasi pasar murah di Desa Kalena Wano, SBD, Jumat 17 Februari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dalam hal ini Kepala Bagian Perekonomian Setda  SBD, Misnawati L.Sapan menggelar pasar murah

Pasar dilakukan di  beberapa titik dalam wilayah Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Jumat, 17 Februari 2023.

Beberapa titik kegiatan pasar murah yakni di wilayah Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Desa Kalena Wanno, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Selanjutnya, Senin 20 Februari 2023, menggelar kegiatan pasar murah di Kelurahan Weetabula dan Desa Weepangali.

Baca juga: NTT Memilih, Kunjungi Lapas Waikabubak Sumba Barat, Anggota KPU RI: ASN Dilarang Berpolitik Praktis

Sesuai rencana, pihaknya juga akan menggelar pasar murah beras di wilayah Kodi dan Wewewa setelah menggelar pasar murah di wilayah Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. Gelar pasar murah di setiap desa dan kelurahan sebagai langkah  pemerintah untuk menjawab kenaikan harga beras sebagaimana terjadi sekarang ini.

Secara nasional, harga beras mengalami kenaikan. Bukan hanya   di SBD yang mengalami kenaikan harga beras  tetapi terjadi di seluruh Indonesia. Pemerintah belum bisa memastikan  kapan harga beras  turun. Untuk itu, ia berharap  agar masyarakat bisa memanfaatkan makanan lokal  untuk mengurangi pengeluaran membeli beras pada musim krisis seperti sekarang ini.

Menurut Misnawati, operasi pasar murah tidak hanya dilakukan disalah satu titik tetapi  berkolaborasi dengan sejumlah desa dan kelurahan di Sumba Barat Daya  untuk menggelar operasi pasar murah pada waktu berbeda.

Dikatakan, saat ini Kabupaten Sumba Barat Daya sedang dilanda bencana kenaikan harga beras. Selain itu, masyarakat juga dilanda bencana gagal panen akibat serangan hama belalang yang memporak porandakan sejumlah tanaman  petani.

Dalam kesempatan itu menghimbau terhadap desa yang sudah siap menggelar pasar murah akan segera berkoordinasi dengan Bagian Ekonomi Setda SBD sehingga  bisa mengatue jadwalbya.  Misalnya seperti hari ini, Jumat 17 Februari 2023 dapat menggelar pasar murah beras di Desa Kalena Wanno berkat koordinasi baik dengan Penjabat Kepala Desa Kalena Wanno, Damiana Dada Gole.

Baca juga: Video Viral TikTok Sumba Barat Daya Kembali Diguyur Hujan, Ini Daerah yang Diterjang Banjir

Ia berharap bila desa sudah memastikan jadwal menggelar pasar murah maka  segera mendata nama warga  yang akan membeli  beras tersebut  sehingga penyalurannya cepat, rapih dan terarah.

Sementara itu Penjabat Kepala Desa Kalena Wanno, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Baray Daya, NTT,  Damiana Dada Gole menyampaikan terima kasih atas terselenggara kegitan operasi pasar murah tersebut. Operasi pasar murah tersebut sudah  dapat menjawab keluh kesah masyarakat Desa Kalena Wanno akibat gagal panen ditambah lagi harga beras yang naik begitu drastis.

"Mudah-mudah operasi pasar murah ini, dapat membantu  masyarakat," katanya.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved