Berita NTT

Ketua PWNU NTT Sebut Puncak Harlah NU Dipenuhi Lautan Manusia 

dijadikan acuan umur NU dalam penanggalan Islam. Berdasarkan kalender tersebut, usianya tahun 2023 sudah masuk ke 100 tahun.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-TRIBUN JABAR
HARLAH NU - Peringatan harlah NU ke-100 tahun atau satu abad NU berlangsung pada Selasa (7/2/2023). Salah satu cara memperingatinya yaitu dengan membagikan kata-kata bijak ucapan selamat harlah NU di media sosial. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Puncak perayaan hari lahir ( Harlah ) Nahdlatul Ulama ( NU ) merupakan bagian untuk mengumpulkan semua warga NU.

Diketahui NU merayakan harlah ke ke satu abad pada 7 Februari 2023. Kegiatan itu berlangsung di GOR Delta Sidoarjo Jawa Timur. 

"Tumpah ruah tadi. Seperti lautan manusia saat Harlah," sebut Ketua PWNU NTT, Drs. KH Pua Monto Umbu Nay, Selasa 7 Februari 2023. 

Baca juga: Ir. Theodorus Widodo Resmi Nahkodai PASI NTT Periode 2023-2027

Pada acara itu, kata dia, diisi dengan doa bersama, istigosah dan sholawat berjamaah lalu dilanjutkan dengan seremonial acara biasa seperti sambutan ketua umum PBNU dan Presiden Joko Widodo. 

Dia menerangkan, pesan PBNU telah digambarkan di tema yakni merawat jagad membangun peradaban. Tema ini digunakan sejak awal dibentuknya NU. Tema ini juga terbawa dari tahun sebelumnya. 

Kemudian untuk tema besar menjelang abad kedua berdasarkan usulan yakni  "Mengdikdayakan Nahdatul Ulama Menjemput Abad Kedua, Untuk Kebangkitan Yang Baru". 

"Jadi pesannya ketua umum ya lewat tema besar itu yang memang semua kita sudah saatnya untuk di abad kedua ini semua harus bangkit," katanya. 

Ini juga menjadi komitmen bersama bagi semua lapisan NU, untuk terus bangkit dan lebih bersemangat dan rela berkorban hingga tidak takut merugi. Sebab, di NU punya keyakinan yang namanya Barokah. 

Baca juga: Benny Chandradinata Ikut Fit And Proper Test di Gerindra NTT 

"Barokah itu mahal harganya," ucap dia. 

Umbu Nay menambahkan ada beberapa rangakaian kegiatan yang digelar sebelum puncak Harlah NU di Sidoarjo Jawa Timur. 

Ia sendiri melakukan kegiatan di Muktamar Fikih Peradaban dari tanggal 5-6 Februari di tempat lain. Sementara rombongan lain seperti Ansor dan Banser langsung menunju ke Sidoarjo, kemudian ada Lembaga Pendidikan yang melakukan kegiatan di tempat berbeda. 

"Jadi ada beberapa kegiatan yang mendahului. Tidak semua fokus ke hari ini ( Harlah NU ), sehingga tempatnya berbeda-beda," kata dia. 

Untuk puncak perayaan semua peserta dari berbagai tempat kegiatan hadir ke GOR Delta Sidoarjo. Umbu Nay mengaku jutaan orang hadir dalam perayaan puncak Harlah kali ini. 

Baca juga: Cegah Penyakit Masuk NTT, BKP Kupang Musnahkan 569 Kilogram Daging Olahan di Perbatasan Timor Leste

Umbu Nay merinci rombongan dari PWNU NTT ada 17 dari Muslimah, Ansor dan Banser 7 orang ditambah dengan pengurus PWNU sekitar lima orang. Ia mengaku tidak mengingat pasti jumlah rombongan karena agenda kegiatan dan perjalan dari NTT yang berbeda-beda waktu. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved