Berita Kota Kupang

Pemkot Kupang Gelar Ibadah Oikumene Natal 2022

Ibadah itu digelar, Selasa 3 Januari 2022 di Balai Kota Kupang dan melibatkan ASN dilingkup Pemkot Kupang. Pdt. Emeritus Ira memimpin ibadah itu. 

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
IBADAH NATAL - ibadah oikumene natal tahun 2022 yang digelar Pemkot Kupang. Selasa 3 Januari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Kota / Pemkot Kupang menggelar ibadah oikumene Natal 2022

Ibadah itu digelar, Selasa 3 Januari 2022 di Balai Kota Kupang dan melibatkan ASN dilingkup Pemkot Kupang. Pdt. Emeritus Ira memimpin ibadah itu. 

Dalam khotbahnya, Pdt Ira mengulas tentang perjalan Yesus. Ia menyampaikan, perjalanan yang panjang dari Yesus merupakan sesuatu yang melelahkan, untuk membawa sebuah persembahan. 

Baca juga: Tahun Baru 2023, Harga BBM di Kota Kupang Masih Normal

Dia mengatakan sub tema yang membicarakan kebersamaan, menurutnya tersirat pesan mengenai tiap perjalanan yang tidak harus sendiri-sendiri. 

Seperti para pegawai yang ada, menurutnya merupakan orang pilihan yang telah selesai seleksi yang kemudian bertemh debvan berbagai macam orang. Sisi lain, sesama orang yang ada merupakan teman perjalanan. 

"Kemarin mungkin jalanmu tidak baik. Tapi Tuhan masih sama," ucapnya. 

Pdt. Ira dalam suasana ibadah, menuturkan pesan perjalanan dalam kebersamaan pada sebuah mawar putih kepada Penjabat Wali Kota George Hadjoh dan Sekda Fahrensy Funay. 

Dihadapan George, Pdt Ira bilang raja tidak selamanya lahir diistana terapi bisa juga di rumah biasa. Begitu juga dengan Sekda Fahrensy yang harus mengurus banyak orang dilingkup pegawai. 

Dia menegaskan bahwa Tuhan memberi kehidupan. Mawar putih menandakan bahwa manusia hendaknya memberi diri untuk berjalan bersama Tuhan, bukan karena materi duniawi. 

Baca juga: Kadinkes Kota Kupang Ingatkan Warga Tetap Taat Prokes Meski PPKM Dicabut

Dia mengajak agar semua orang berdamai pada diri sendiri dan sesama. Ajak semua orang untuk berjalan bersama. Sebab, tidak ada perbedaan ketika berjalan bersama, tapi perlu diawali dengan perjumpaan dengan Tuhan untuk bersama juga dalam perjalanan itu. 

Selain itu, renungan yang ia bawakan itu turut merespon tahun 2023 yang mana merupakan tahun politik maupun gejolak resesi.  Akan tetapi, ia tegas mengatakan bahwa tidak boleh meninggalkan Tuhan dalam perjalanan atau pilihan itu. 

Bagi dia, ibadat ini merupakan sebuah perjumpaan bersama, setelahnya akan ada aktivitas yang berjalan. Olehnya, ia berharap Tuhan mesti hadir membantu perjalanan ini. 

Penjabat Wali Kota, George Hadjoh, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perlu ada keberanian untuk hal besar, ketika semua itu merupakan kebenaran. Ia menegaskan bahwa Tuhan juga akan bersama bila itu merupakan niat baik untuk kebaikan bersama. 

Ia kembali menyampaikan tentang resesi di tahun 2023. George mendorong masyarakat maupun ASN bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman holtikultura pencegah inflasi seperti yakni lombok, hingg telur bawang merah dan putih. 

George mengingatkan tentang kebersihan yang harus menjadi gaya hidup. Sejalan dengan itu, pimpinan OPD harus punya visi. Dia yakin Tuhan akan membantu mimpi lewat visi itu bisa terwujud. 

Ia menyampaikan atas nama pemerintah selamat natal dan tahun baru. Dia mengajak agar meninggalkan hal buruk di tahun sebelumnya dan bekerja lebih keras dan cerdas pada tahun 2023. Semua itu merupakan pengabdian pada Tuhan. (Fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved