Polisi Tembak Warga Belu

Polisi Tembak Warga Belu, Saksi Mata Ungkap Fakta Baru Kematian Gerson Yaris Lau, Dengar 5 Tembakan

Gerson Yaris Lau tewas ditembak anggota Buser Polres Belu, di Dusun Motamoruk, Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Hasyim Ashari
POS-KUPANG.com
KAMAR JENAZAH - Suasana Kamar Jenazah RSUD Atambua oasca tewasnya Gerson Yaris Lau, remaja berusia 18 tahun. Gerson Yaris Lau adalah tersangka kasus penganiayaan 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Dua orang saksi mata mata mengungkap fakta baru kasus Polisi Tembak Warga Belu dengan korban Gerson Yaris Lau, remaja berusia 18 tahun.

Seperti diketahui Gerson Yaris Lau tewas ditembak anggota Buser Polres Belu, di Dusun Motamoruk, Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Selasa 27 September 2022, sekitar pukul 09.30 Wita. 

Korban Gerson Yaris Lau ditembak karena melarikan diri saat hendak ditangkap polisi.

Korban Gerson Yaris Lau adalah salah satu tersangka kasus penganiayaan yang selama ini menjadi buronan polisi.

Detik-detik kasus penembakan itu pun diungkap saksi mata, Petronela Manehat.

Baca juga: Polisi Tembak Warga Belu: Kapolres Belu Bertangungjawab Atas Kematian Korban yang Ditembak Polisi

Petronela Manehat yang melihat kejadian saat diwawancara Pos Kupang di RSUD Atambua menuturkan, sebelum dikejar dan ditembak polisi, korban sempat minum kopi di rumah kakeknya, Yohanes Taek.

Korban datang ke rumah kakeknya untuk mengikuti acara adat keluarga (kasih masuk belis). 

Korban dan keluarga tidak mengetahui polisi datang mengejarnya.

Keluarga di sekitar itu juga tidak mengetahui persis kalau korban terlibat dalam kasus penganiyaan. 

Saat polisi datang, kata Petronela, korban berada dalam rumah sementara minum kop.

Sementara nenek korban yang berada di luar rumah melihat ada orang baru datang dan tidak mengetahui persis kalau itu adalah polisi.

Melihat orang datang, nenek korban menyampaikan kepada suaminya Yohanes Taek bahwa orang datang ke rumah. 

Mendengar informasi itu, korban langsung kaget dan merasa tidak tenang.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved