Kamis, 30 April 2026

Berita Nasional

Kala Sidang Kode Etik Debar Jantung dan Lipatan Mata Ferdy Sambo Diamati 2 Sosok Ini, Begini katanya

Sidang kode etik terhadap Irjen Ferdy Sambo sudah selesai. Hasilnya telah diketahui, bahwa jenderal bintang dua itu diberhentikan dengan tidak hormat.

Tayang:
Editor: Frans Krowin
KOMPAS.com/RAHEL NARDA
Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo sebelum masuk ke ruang sidang KKEP di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta, Kamis 25 Agustus 2022. 

15 Saksi itu terdiri 5 saksi dari tempat khusus (patsus) Mako Brimo, 5 saksi patsus Provost, 3 saksi patsus Bareskrim dan 2 saksi di luar patsus.

15 Saksi yang dihadirkan itu untuk mendalami pelanggaran, peran, dan konstruksi hukum dalam kasus penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Berdasarkan urutan agenda, sidang KKEP terhadap Fredy Sambo dimulai dengan pembukaan oleh pimpinan.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan resume hasil pemeriksaan para saksi dan terduga pelanggar kode etik.

Kolase 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J
Kolase 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J (Tribunnews.com)

Sikap Irjen Ferdy Sambo dalam sidang kode etik itu menjadi sorotan. Pada saat itulah Ahli Forensik Emosi Handoko Gani dan Pakar Ekspresi, Kirdi Putra mengalisa sikap Irjen Ferdy Sambo tersebut.

Handoko melihat Ferdy Sambo tertekan dan stress saat menjalani sidang etik kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamis 26 Agustus 2022.

Sikap itu terlihat dari perilaku dan gesture tubuh Ferdy Sambo.

Baca juga: Nasib Irjen Ferdy Sambo Ternyata Bukan di Tangan Kapolri Tapi Presiden Jokowi, Simak Ulasan Ini

Suami Putri Candarawathi itu terlihat tegang meskipun cara duduknya bersandar pada kursi sidang.

"Ketika kita menganalisa gestur kita tidak bisa langsung mengatakan dengan duduk bersandar ke belakang adalah gestur santai, ini salah besar, bersandar ke belakang itu bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya kondisi tubuh yang kelelahan," kata Handoko dikutip Tribunnews dari YouTube Kompas TV, Kamis 25 Agustus 2022.

Handoko Gani juga membaca kondisi psikologis Irjen Ferdy Sambo.

Tangan Irjen Ferdy Sambo terlihat memegang ujung kursi yang didudukinya.

"Di dalam salah satu seni dari gestur ketika seseorang itu memegang suatu benda, memutar-mutarkan benda atau meremas benda itu tanda seseorang yang sedang tidak nyaman, tegang, cemas," kata Handoko.

Selain itu, Handoko juga menganalisa posisi kepala hingga ekspresi wajah.

Dimana Ferdy Sambo memperlihatkan kondisi stressfull atau tertekan, jadi nggak santai," katanya lagi.

MUNDUR - Irjen Ferdy Sambo akhirnya memilih mundur dari polisi. Pengunduran dirinya itu disampaikan melalui surat kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sehari sebelum menjalani sidang kode etik yang diagendakan berlangsung Kamis 25 Agustus 2022.
MUNDUR - Irjen Ferdy Sambo akhirnya memilih mundur dari polisi. Pengunduran dirinya itu disampaikan melalui surat kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sehari sebelum menjalani sidang kode etik yang diagendakan berlangsung Kamis 25 Agustus 2022. (Tribunnews.com)

Debar Jantung Ferdy Sambo

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved