1.000 Lilin Jelang Putusan Hakim, Massa Tulis Hukuman Mati untuk Randy Badjideh

1.000 Lilin Jelang Putusan Hakim, Massa Tulis Hukuman Mati untuk Randy Badjideh

POS KUPANG/HO MARLI LABU IPI
Sehari sebelum sidang vonis majelis hakim PN Kupang terhadap terdakwa Randy Badjideh pelaku pembunuhan terhadap Astri dan Lael, keluarga korban lakukan aksi bakar 1.000 lilin di depan Kantor Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang. 

"Karena kita tahu bahwa sejauh ini ada begitu banyak kejanggalan pada fakta persidangan yang pada akhirnya memungkinkan Randy Badjideh sebetulnya harus dihukum mati," kata dia.

Jack Manafe, kakak kandung korban, Astrid, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan berpakaian jaket hitam dan celana panjang coklat, Jack bersama sang ayah, Saul Manafe, turut menyuarakan harapan mereka terhadap putusan majelis hakim.

"Harapan kami keluarga, hakim dan timnya mengetuk palu dengan seadil-adilnya. Hukuman yang kami minta adalah hukuman mati. Selain dari itu, tidak," tegasnya.

Jack kembali menegaskan jika keputusan hakim pada sidang putusan nanti tidak sesuai dengan permintaan keluarga, mereka tidak akan menerimanya dan menganggap itu tidak adil.

Selanjutnya, pada pembakaran lilin di depan Gedung Pengadilan Negeri IA, Kota Kupang ini hadir pula sejumlah ormas yang juga ikut mendukung putusan hukuman mati untuk Randy Badjideh.

Sehari sebelum sidang vonis majelis hakim PN Kupang terhadap terdakwa Randy Badjideh pelaku pembunuhan terhadap Astri dan Lael, keluarga korban lakukan aksi bentang lain putih sepanjang 8 meter dan bakar 1.000 lilin di depan Kantor Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang.
Sehari sebelum sidang vonis majelis hakim PN Kupang terhadap terdakwa Randy Badjideh pelaku pembunuhan terhadap Astri dan Lael, keluarga korban lakukan aksi bentang lain putih sepanjang 8 meter dan bakar 1.000 lilin di depan Kantor Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang. (pos kupang)

Baca juga: Ini Alasan Hakim Vonis Mati Randy Badjideh, Pelaku Pembunuhan Astri Lael

Mereka menganggap hukuman terbaik untuk Randy adalah hukuman mati dan mereka tidak akan menerima putusan lain. 

Dalbo salah satu anggota Orams Garda XXX mengatakan kehadiran mereka malam ini dalam aksi pembakaran lilin ini merupakan bentuk dukungan penuh kepada keluarga Majelis Hakim agar bisa mengambil keputusan yang seadil-adilnya.

Ia juga mengatakan harapan mereka hakim dapat memberi putusan hukuman mati pada Randy Bajideh. "Harapan kami yah itu, hukuman mati, karena itu yang pantas dia dapat," ujarnya.

Dalam aksi ini massa juga menandatangi petisi. Sekitar 5 Ormas datang menyuarakan harapan dan dukungan kepada PN Kupang, agar memberikan putusan yang seadil-adilnya kepada Randy Bajideh. (Paul Souk/Theresa Tapung/Marni Labu Ipi/*)

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved