HUT RI ke 77
Menteri Desa PDTT : Pemerintah Ingin Wujudkan Desa Tanpa Kelaparan
Penugasan presiden itu, untuk sejalan dengan komitmen kepala negara agar pembangunan digencarkan dari Indonesia Timur
Ketika dua hal ini tercapai maka, dilanjutkan dengan pendidikan desa yang berkualitas. Semua itu akan terus dikerjakan bersama-sama.
Satu lain adalah, pelibatan perempuan dalam menyusun tiap kebijakan. Halim berkaca pada pengalamannya saat menjadi anggota legislatif hingga menteri. Istrinya senantiasa menemani dan ia mendapat cukup banyak manfaat.
Dia memberi contoh, di Jawa Timur telah terbentuk koperasi perempuan. Dan ketika dikendalikan oleh kelompok perempuan, maka keuangan akan terjaga.
Arah kebijakan pembangunan, lanjut dia, memang terus dilaksanakan untuk mewujudkan desa ekonomi produktif dan merata.
"Ini bisa kita buktikan karena kesenjangan di desa itu jauh lebih mudah didapatkan daripada kesenjangan di Kota. Disparitas ekonomi di desa lebih mudah didekatkan dari pada disparitas ekonomi di Kota," jelas dia.
Dia meyakini, jika semua program ini berjalan dengan baik maka 71 persen penduduk yang ada di desa akan mengalami perkembangan yang signifikan.
90 persen wilayah Indonesia yang ada di desa juga akan mengalami peningkatan dalam penanganan. Ketika total 7.461 desa ditangani dengan baik, maka itu setara dengan penyelesaian 85 persen masalah di Indonesia.
Dengan ini, sangat penting pembangunan di desa searah dengan visi misi Presiden Jokowi, membangun dari pinggiran, membangun dari Desa.
Dukungan dari kepala daerah terutama di NTT akan menjadi sangat penting dalam mewujudkan apa yang dicita-citakan.
NTT juga justru akan semakin maju dengan kerja bersama yang dilakukan bersama semua pihak, termaksuk Pemerintah provinsi NTT. (Fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS