Berita Nasional

Jelang Akhir Jabatan, Anies Baswedan Ubah Aturan Semasa Ahok: Jabatan RT/RW Diperpanjang, Ada Apa?

Anies Baswedan mengubah aturan tentang jabatan Pengurus RT/RW se-DKI Jakarta. Jika sebelumnya tugas RT/RW 3 tahun, kini diperpanjang menjadi 5 tahun.

Editor: Frans Krowin
Kompas TV/tribunjakarta.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. 

POS-KUPANG.COM - Jelang akhir masa jabatan sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta, Anies Baswedan tiba-tiba mengubah aturan yang dibuat semasa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Anies Baswedan mengubah aturan tentang jabatan Pengurus RT/RW se-DKI Jakarta. Jika sebelumnya tugas RT/RW tiga tahun, kini diperpanjang menjadi lima tahun.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota pada Jumat 20 Mei 2022 malam.

Dikatakannya, keputusan mengubah aturan tentang masa jabatan RT/RW itu sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang berkembang selama ini.

Bahwa kebijakan yang tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) tentang jabatan RT/RW tersebut diubah demi kepentingan masyarakat.

"Perubahan ini karena adanya permintaan masyarakat melalui dorongan DPRD DKI Jakarta," ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa hakikat mengubat aturan itu sebagai terjemahan atas keinginan warga, dari RT/RW,” ujar Ariza.

Baca juga: 4 Pegawai BPK Ini Terima Suap dari Bupati Bogor, Ikuti Jejak Senior yang Dulunya Tuduh Ahok Korupsi

Selain itu, lanjut dia, kebijakan itu diubah karena mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Salah satunya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa.

“Prinsipnya kalau kami ini selalu mendukung kebijakan sesuai dengan aturan dan ketentuan sesuai dengan harapan masyarakat,” katanya.

Suasana saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) berjabat tangan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) beberapa waktu lalu
Suasana saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) berjabat tangan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan (kiri) beberapa waktu lalu (TRIBUNNEWS.COM)

Menurut dia, perubahan Pergub itu juga merupakan langkah kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Apalagi Gubernur Anies kerap menggaungkan bahwa Jakarta menjadi Kota Kolaborasi dalam membangun Provinsi Jakarta.

“Kami ini harus mengayomi, bersinergi, berkolaborasi untuk kepentingan bangsa kepentingan negara, kepentingan bersama,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, menjelang pensiun sebagai kepala daerah pada 16 Oktober 2022 mendatang, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa bakti Pengurus RT dan RW di wilayah setempat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved