Berita NTT Hari Ini

PDIP dan Golkar 'Sapu bersih' Kursi Jabatan di Komisi-Komisi DPRD NTT 

PDI-P dan Golkar, meraup hampir semua pimpinan dalam rotasi separuh masa bakti DPRD ini 

Editor: Edi Hayong
DOK-POS-KUPANG.COM
RAPAT-- Suasana rapat rotasi AKD DPRD NTT yang dipimpin Wakil Ketua DPRD NTT, Inche Sayuna. Selasa 12 April 2022 

Dikatakan semua fraksi mulai mengatur anggotanya guna penempatan pada AKD yang ada. Politisi Golkar itu mengaku, hal itu sifatnya tidak wajib dan tergantung pada evaluasi fraksi masing-masing. 

Menurut amanat tata tertib, kata Inche, sepanjang fraksi gabungan masih memenuhi syarat sebagai fraksi maka tidak ada masalah. Terkait perubahan pada fraksi gabungan maka ada proses lain yang harus dilakukan juga yaitu perubahan terhadap tata tertib. 

Sebab, komposisi fraksi berubah dan tentu nama fraksi juga berubah sebagaimana yang disebutkan dalam tata tertib DPRD NTT. Untuk perolehan jabatan atau kursi di AKD semuanya dilajukan berdasarkan kesepakat jadi fraksi mana yang perolehan komposisi terbanyak. 

Baca juga: Pesan Paskah Ketua MUI NTT : Dalam Kemajemukan Bangsa, Kita Saling Menjaga dan Menghormati

"Atas nama pribadi dan juga pimpinan DPRD NTT, saya ucapkan selamat kepada bapak ibu yang terpilih sebagai pimpinan AKD baik di komisi maupun di badan-badan. Ini sebuah kepercayaan sekaligus amanat kepada bapak ibu dan semoga Tuhan mengaruniakan hilmat dan akal Budi untuk menjalankan tugas ini dengan penuh tanggungjawab," sebutnya. 

Ia meminta agar kepengurusan yang ada untuk tetap solit dan menjaga keseimbangan dalam komisi dan semakin produktif untuk melaksanakan dan mengoptimalkan 3 fungsi Lembaga yaitu, legislasi, Budgeting dan pengawasan.

"Terima kasih untuk proses yang terjaga dengan baik, musyawarah dan mufakat. Ini sebuah tradisi yg kami pelihara di rumah besar DPRD NTT," ungkapnya. 

Mercy Piwung, setelah terpilih jadi Ketua Komisi IV DPRD NTT melalui dinamika pokitik yang panjang , menyampaikan komitmennya untuk mengawal seluruh proyek pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan Provinsi NTT.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 13 April 2022: Bukan Aku ya Rabi?

"Sebagai Ketua Komisi IV DPRD NTT saya berkomitmen untuk mengawal seluruh proyek pembangunan infrastruktur, baik itu jalan, jembatan, dan irigasi demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Dukungan dari seluruh anggota komisi IV DPRD NTT untuk bekerjasama dalam mengawal seluruh program pembangunan agar dapat berjalan baik, selesai tepat waktu, dan tepat mutu. Baginya, pengawasan ini bukan hanya dibebankan pada dirinya, namun bisa menjadi tanggung jawab semua anggota komisi IV. 

"Ini bukan menjadi tugas saya saja tetapi menjadi tugas semua anggota Komisi IV, sehingga saya meminta semua anggota untuk saling mendukung dalam mengawal program pemerintah di bidang infrastruktur," katanya.

Dia mendorong pemerintah untuk memprioritaskan dan memperhatikan mutu pembangunan jalan-jalan provinsi di kabupaten agar mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di pelosok.

Baca juga: Sekolah Kedinasan Mana Yang Pendaftar Terbanyak Sekarang Ini? Kesempatan Daftar Hingga 30 April

Begitu juga dengan dan pinjaman daerah sebesar Rp1,003 Triliun yang dipakai untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi harus dikawal sehingga bisa selesai tepat waktu dan bermutu. 

Komitmennya, ingin membangun kemitraan yang baik dengan pemerintah agar seluruh persoalan yang dialami masyarakat dapat diselesaikan secara baik. Tujuannya untuk kepentingan masyarakat banyak. Kemitraan tidak boleh cacat. 

Mercy mengakui dirinya berbangga atas pencapaian ini. Dia menjadi anggota DPRD NTT yang menjabat sebagai Ketua Komisi. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada para anggota yang merekomendasikan dirinya menjadi ketua. (Fan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved