Berita Timor Tengah Selatan Hari Ini

Bupati TTS Penuhi Panggilan Penyidik Polres TTS, Dicecar 39 Pertanyaan

Untuk diketahui kasus dugaan pencurian kayu Cendana ini dilaporkan oleh Ketua Araksi, Alfred Baun

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
BUPATI TTS - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun didampingi kuasa hukum saat mendatangi Mapolres TTS untuk memberikan keterangan sebagai saksi, Selasa 12 April 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Egusem Piether Tahun,  memenuhi panggilan penyidik guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam  kasus dugaan pencurian kayu Cendana,  Selasa 12 April 2022.

Seperti disaksian Pos Kupang, kehadiran Bupati Tahun diddampingi Pengacara, Stef Pobas dan Simon P Tunmuni tiba sekitar Pukul 10.25 Wita di ruang pemeriksaan Tipidum, Polres TTS.

Selain didampingi pengacara, hadir Kasat Satpol PP Kabupaten TTS, Yopic Magang, Kepala Kesbangpol, Minggus Mella, Kepala Dinas Ketanahan Pangan, Yupiter Pah dan Kasubag Humas Ardy Benu.

Baca juga: Daftar Harga Mobil Bekas Suzuki Ertiga per April 2022 Dibawah Rp 100 Juta Dapat Tipe Ini

Sekitar Pukul 13.15 Wita, Bupati Tahun keluar dari ruang pemeriksaan. Saat ditanya wartawan terkait materi pemeriksaan, Bupati Tahun enggan untuk menjawab. Ia meminta awak media untuk mengkonfirmasi pada kuasa hukumnya.

"Dengan pengacara saja," ujar Bupati Tahun singkat sambil berjalan menuju mobil DH 1 C.

Kuasa hukum Bupati Tahun, Stef Pobas dan Simon P. Tunmuni mengatakan, Bupati Tahun ditanya seputar terkait Cendana yang diduga dicuri tersebut. Seperti, tanaman tersebut tumbuh dimana, di tanah siapa dan apakah sudah masuk sebagai aset pemda TTS.

Baca juga: Pemkab Malaka Serahkan LKPJ Kepada DPRD,  Ini Penjelasan Bupati 

"Karena ditanam PNS terdahulu di atas tanah pemerintah maka itu milik pemerintah. Cendana itu sudah terdaftar sebagai aset di Badan PKAD," ujar Stef didampangi Simon.

Dikatakan Simon, Bupati Tahun ditanya sekitar 39 pertanyaan oleh penyidik.

"Ada 39 pertanyaan tadi. Semua seputar Cendana," pungkasnya.

Baca juga: Ana Waha Kolin Sambut Gembira RUU TPKS Disahkan Menjadi UU

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Helmi Wildan,SH yang dikonfirmasi terkait penanganan kasus dugaan pencurian Cendana tersebut mengatakan hingga saat ini kasus tersebut masih berstatus Lidik. 

"Kasusnya masih kita Lidik," ujarnya. 

Untuk diketahui kasus dugaan pencurian kayu Cendana ini dilaporkan oleh Ketua Araksi, Alfred Baun.

Baca juga: Datangi Gedung DPRD NTT, Massa AMARA NTT Sampaikan 22 Tuntutan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten TTS, Yupiter Pah menegaskan pohon Cendana yang berada di depan bekas Kantor bupati TTS yang kini berubah fungsi menjadi Kantor Dinas Ketahanan Pangan diamankan pihaknya dan bukannya dicuri seperti yang tersebar di media sosial maupun di sejumlah media online.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved